4.242 Pelanggar Lalu Lintas Ditegur Polisi

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjaring 4.242 kendaraan yang melakukan pelanggaran di Operasi Simpatik 2017.

4.242 Pelanggar Lalu Lintas Ditegur Polisi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar operasi penertiban lalu lintas di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjaring 4.242 kendaraan yang melakukan pelanggaran di Operasi Simpatik 2017.

Namun, dalam penindakan polisi tidak melakukan sanksi tilang melainkan teguran kepada pengendara yang melanggar.

"Selama dua hari jumlah teguran 4.242 kendaraan, 1 Maret ada 1.982 kendaraan, dan hari kedua ada 2.260," ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Jumat (3/3).

Ribuan pelanggar tersebut, kata dia, dilakukan peneguran lantaran saat berkendara tidak memakai helm, melawan arus, tidak menyalakan lampu utama, tidak memiliki surat-surat kendaraan, dan tidak mengenakan sabuk keselamatan.

"Jenis ranmor yang melanggar itu terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, bus, dan mobil barang," ucap Budiyanto.

Budiyanto menjelaskan, jenis kendaraan yang paling banyak melakukan pelanggaran lalu lintas masih didominasi oleh sepeda motor.

Dengan rincian, sepeda motor 1.762, mobil pribadi 1.150, bus ada 94, dan mobil barang 146.

Oleh sebab itu, pihaknya juga melakukan tindakan preemtif dan tindakan preventif untuk terus meminimalisir tindak kecelakaan lalu lintas di DKI Jakarta.

Polda Metro Jaya akan menggelar operasi simpatik untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

Operasi tersebut akan dilakukan selama tiga pekan, yaitu sejak 1 Maret hingga 21 Maret 2017 atau selama 21 hari ke depan.(bin)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved