Tim Ahok Siapkan Saksi Fakta di Sidang Pekan Depan

"Minggu depan kami akan bawa dua atau tiga saksi yang meringankan dulu. Minggu depan lagi nanti ada lagi," ujar Teguh.

Tim Ahok Siapkan Saksi Fakta di Sidang Pekan Depan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjalani sidang lanjutan sebagai terdakwa dugaan penistaan agama, yang digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). 

Saksi JPU Habis, Pekan Depan Giliran Saksi Meringankan Ahok

Laporan Wartawan Warta Kota, Gopis Simaptupang

WARTA KOTA, PASARMINGGU - Mulai Selasa (7/3/2017) pekan depan, giliran penasihat hukum menghadirkan saksi yang diharapkan dapat meringankan dakwaan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Muhammad Rizieq Shihab dan Abdul Chair Ramadhan menjadi dua saksi terakhir yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan penistaan agama yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

Sidang tetap berlangsung di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mulai pukul 09.00 WIB.

"Pada prinsipnya kami cukup, tidak menghadirkan (saksi) lagi, tidak menggunakan haknya lagi," ujar tim JPU yang diketuai Ali Mukartono, di Gedung Kementerian Pertanian, Selasa (28/2/2017).

Karena JPU tidak menghadirkan saksi lagi, majelis hakim pun mempersilakan penasihat hukum untuk menghadirkan saksi atau saksi fakta yang meringankan. "Belum (saksi) ahli dulu," kata hakim.

Untuk sidang lanjutan pekan depan, majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto tetap memerintahkan Ahok untuk hadir di ruang sidang.

Teguh Samudra, salah satu penasihat hukum Ahok mengatakan, pekan depan pihaknya berencana menghadirkan sedikitnya dua saksi yang akan meringankan kliennya.

"Minggu depan kami akan bawa dua atau tiga saksi yang meringankan dulu. Minggu depan lagi nanti ada lagi," ujar Teguh.

Teguh menjelaskan, dua di antara saksi yang dihadirkan nantinya merupakan saksi fakta.

Mereka adalah peserta acara sosialisasi budidaya ikan kerapu di Kepulauan Seribu, tempat dimana Ahok menyinggung surat Al Maidah yang akhirnya diperkarakan.

Akan tetapi, Teguh belum bersedia mengungkap siapa saja para saksi yang akan didatangkan tersebut.

"Nanti kami pilih saksi fakta yang di Kepulauan Seribu atau yang di Jakarta. Tapi nanti akan kami lihat dulu," bilang Teguh. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved