Kampanye Putaran Kedua Bukan Untuk Keuntungan Salah Satu Paslon

omisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menegaskan, bahwa adanya kampanye putaran kedua bukan untuk keuntungan atau kerugian salah satu paslon.

Kampanye Putaran Kedua Bukan Untuk Keuntungan Salah Satu Paslon
WARTA KOTA/Faizal Rapsanjani
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di kantornya, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017). 

WARTA KOTA, SENEN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menegaskan, bahwa adanya kampanye putaran kedua bukan untuk keuntungan atau kerugian salah satu paslon.

Ketua KPU DKI, Sumarno, mengatakan kampanye putaran kedua di Pilkada DKI Jakarta sesuai instruksi dan hasil pembahasan bersama KPU RI.

"Ini ketetapan bukan karena calon tertentu, ini memang arahan dari KPU RI. Aturan teknisnya kami," kata Sumarno, di kantor KPU DKI, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

Penyelenggara pemilu memiliki sudut pandang, untuk meningkatkan kualitas Pilkada DKI putaran kedua, maka masa kampanye jadi pilihan.

"Karena kita berpikir meningkatkan kualitas pilkada. Kalau berdasarkan SK nomor 1 ga ada loh pemutakhiran data," ucapnya.

Jika kampanye putaran kedua hanya ada debat satu kali yang difasilitasi oleh KPU DKI, Sumarno menilai tidak efektif.

"Kalau debat saja, ya debat selama sebulan emang mau debat tiap hari masa kampanye 1 bulan 19 hari," kata Sumarno. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved