Baru Beli Sabu Bimbim Langsung Diringkus Polisi

Firmansyah (31) alias Bimbim, pengguna narkoba jenis sabu, ditangkap polisi di Kota Bekasi, Minggu (26/2/2017) malam.

Baru Beli Sabu Bimbim Langsung Diringkus Polisi
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, BEKASI - Firmansyah (31) alias Bimbim, pengguna narkoba jenis sabu, ditangkap polisi di Kota Bekasi, Minggu (26/2/2017) malam. Bimbim kemudian digelandang ke kantor kepolisian setempat untuk diperiksa.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing mengatakan, Bimbim ditangkap anggota Polsek Bekasi Utara di Jalan Raya, Kampung Rawa Silem, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Saat itu, petugas menemukan sabu ukuran kecil yang disembunyikan di bungkus rokoknya.

Kepada penyidik, Bimbim mengaku memperoleh barang haram itu dari pengedar sabu berinisial AT. Hingga kini, petugas masih memburu AT yang berdomisili di Kota Bekasi.

"Sampai saat ini petugas masih memeriksa Bimbim di kantor untuk mengungkap pemasok sabu," kata Erna, Senin (27/2/2017).

Menurutnya, Bimbim ditangkap berdasarkan informasi warga setempat. Warga melapor di lokasi setempat kerap dijadikan ajang transaksi narkoba. Petugas bergerak ke lokasi dan mendapati Bimbim sedang duduk dengan gelagat yang mencurigakan.

"Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sabu ukuran kecil yang disimpan di bungkus rokok," ujar Erna.

Kepada polisi, Bimbim mengaku tidak sendirian. Saat itu dia baru saja membeli barang haram dengan rekannya bernama Nahrawi alias Awi (30).

Petugas bergegas menangkap Awi di rumahnya di Kampung Kaliabang Bungur RT 04/02, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Awi kami amankan tanpa perlawanan di rumahnya, berikut 10 bungkus sabu ukuran kecil," ungkap Erna.

Erna menambahkan, para tersangka kompak mengaku mendapatkan barang haram itu dari AT. Hingga kini, polisi masih mengidentifikasi keberadaan AT yang diduga masih berada di Kota Bekasi.

Akibat perbuatannya, Bimbim dan Awi dikenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman penjara di atas lima tahun. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help