Home »

News

» Jakarta

Setu Mangga Bolong Banyak Sampah Walau Sudah Bersihkan

Setu Mangga Bolong yang terletak di Kampung Kalibata, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan kondisinya sangat memprihatinkan.

Setu Mangga Bolong Banyak Sampah Walau Sudah Bersihkan
Joko Supriyanto
Suasana Setu Mangga Bolong, Rabu (22/2). 

WARTA KOTA, JAGAKARSA -- Setu Mangga Bolong yang terletak di Kampung Kalibata, Sreseng Sawah, Jakarta Selatan kondisinya sangat memprihatinkan.

Soalnya, terjadi pendakalan dan banyak sampah di pinggiran setu, Rabu (22/2/2017).

Pantauan Warta Kota di tengah setu terdapat sebuah kapal yang digunakan untuk membersikan sampah.

Suasana Setu Mangga Bolong, Rabu (22/2).
Suasana Setu Mangga Bolong, Rabu (22/2). (Joko Supriyanto)

Selain itu pedangkalan juga nampak terlihat jelas ketika melihat setu, gundukan tanah nampak jelas terlihat.

Namun penuturan warga Aryitno (57) memgatakan bahwa setu mangga bolong sudah dilakukan pengerukan setiap harinya.

"Kalo pengerukan dan sampah dilakukan setiap hari mas sama petugas, itu kan ditengah danau ada posnya yang jaga," katanya kepada Warta Kota, Rabu (22/1).

Sementara itu setu mangga bolong terdapat banyak saluran air yang mengarah ke setu, sehingga ketika turun hujan seperti ini banyak sampah yang terbawa ke setu.

"Ini kan banyak saluran air dari atas, jadi banyak sampah juga yang ke setu akhirnya, untuk itu beberapa petugas bikin jaring guna sampah tidak tersebar kemana-mana," katanya.

Namun lurah Srengseng barat, Tubagus Masruri mengatakan bahwa sudah setiap hari dilakukan pengerukan agar tidak terjadi pendangkalan.

"Itu setiap hari kok dilakukan pengerukan, jadi sudah kalo terjadi pendangkalan udah tidak terlalu lah," katanya saat ditemui oleh Warta Kota, Rabu (22/2).

Selain itu akibat hujan yang terjadu beberapa hari ini membuat beberapa saluran air membawa lumpur dan sampah, namun walau begitu pengerukan dan pembersihan sampah tetap dilakukan untuk menjaga keindahan dan kenyamanan setu mangga bolong.

"Ya mungkin karena hujan juga beberapa hari ini, jadi aliran sungai yang masuk ke setu membawa lumpur juga dan sampah, tapi tetap setiap hari ada pengerukan yang dilakukan petugas," tutupnya. (Joko Supriyanto)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help