Banjir

Banjir di Cipinang Melayu, 465 Jiwa Mengungsi

Di lokasi pengungsian, terdapat posko kesehatan gratis untuk memantau kondisi para pengungsi.

Banjir di Cipinang Melayu, 465 Jiwa Mengungsi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Banjir di kawasan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, masih terjadi hingga Senin (20/2/2017), sore. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Feryanto Hadi

WARTAKOTALIVE.COM, MAKASAR -- Jumlah pengungsi akibat banjir di kawasan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur terus bertambah.

Hingga Senin (20/2) petang, tercatat 167 kepala kelurga atau 465 warga berada di lokasi pengungsian Masjid Raya Universitas Borobudur.

Lurah Cipinang Melayu Angga Sastra Amijaya mengatakan, pasokan bantuan makanan terus berdatangan dari sejumlah donatur.

"Kami juga buka dapur umum," katanya.

Di lokasi pengungsian, terdapat posko kesehatan gratis untuk memantau kondisi para pengungsi.

Rusmini (41) warga RT02/04 mengaku sudah sejak Minggu kemarin berada di lokasi pengungsian karena rumahnya tergenang banjir.

"Rumah saya tergenang. Banyak perabotan basah termasuk pakaian," ujarnya.

Sementara, banjir di kawasan itu sampai Senin sore belum juga surut. Ketinggian air masih mencapai 1,5 meter di titik tertinggi.(*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved