WartaKota/

Sempat Kisruh, Harga Air Curah di Bekasi Disepakati Naik

Air curah yang awalnya dijual Rp 3.000 meter kubik, kini naik menjadi Rp 4.000 meter kubik.

Sempat Kisruh, Harga Air Curah di Bekasi Disepakati Naik
Dok. Warta Kota
Mobil tangki air Palyja mengisi tempat penampungan air. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sempat kisruh soal harga air curah, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi akhirnya setuju merevisi kesepakatan dengan pemasok air, PDAM Tirta Patriot.

Air curah yang awalnya dijual Rp 3.000 meter kubik, kini naik menjadi Rp 4.000 meter kubik.

"Pihak Tirta Bhagasasi akhirnya menyetujui untuk merevisi harga jual air curah dengan naik Rp 1.000," ujar Kepala Sub Bagian Humas PDAM Tirta Patriot, Uci Indrawijaya pada Jumat (17/2).

Pada Januari lalu, PDAM Tirta Patriot sempat mengancam akan menutup pasokan air ke Tirta Bhagasasi.

Wacana itu dikeluarkan karena Tirta Bhagasasi enggan duduk bersama untuk merevisi tarif air sejak tahun 2015 lalu.

Uci mengatakan, kenaikan harga ini mulai berlaku sejak awal Februari atau beberapa hari setelah kedua belah pihak menandatangani kesepakatan.

Adapun kesepakatan tersebut akan terikat selama dua tahun.

"Perjanjian akan berakhir sampai tahun 2019. Karena sesuai dengan peraturan yang berlaku, kami akan merevisi kembali harga air pada tahun 2019," kata Uci.

Menurut Uci, sesuai jadwal seharusnya Tirta Patriot sudah menaikan harganya sejak tahun 2015 lalu. Namun tidak pernah direspon oleh Tirta Bhagasasi.

Akibatnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota Bekasi ini mengalami kerugian sebesar Rp 13,968 miliar.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help