WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Mangkir Dua Kali Panggilan Polisi, Bos Pandawa Group Akan Dijemput Paksa

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sudah melakukan pemanggilan untuk kedua kali kepada bos Pandawa Group, Nuryanto.

Mangkir Dua Kali Panggilan Polisi, Bos Pandawa Group Akan Dijemput Paksa
Warta Kota/Bintang Pradewo
Sejumlah nasabah melaporkan bos Pandawa Group karena gelapkan uang hingga Rp20 miliar, Jumat (3/2). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya
sudah melakukan pemanggilan untuk kedua kali kepada bos Pandawa Group, Nuryanto.

Sehingga, jika yang bersangkutan tidak datang maka akan dilakukan pemanggilan paksa.

Diketahui secara prosedur, pemanggilan dari penyidik kepada Nuryanto tiga kali.

Bos dari Pandawa Group itu sudah ditetapkan penyidik sebagai tersangka dalam kasus dugaan investasi bodong.

"Kemudian pemanggilan terhadap terlapornya sudah dua kali. Kita tinggal tunggu. (Jemput-red) Ya kita akan upayakan untuk itu, tapi sekarang kan kita lagi nunggu, masih nunggu," ucap Direktur Reserse
Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Hadiningrat di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (17/2).

Menurutnya, saat ini sudah 15 laporan dari masyarakat tentang investasi bodong dari Pandawa Group yang masuk ke Polda Metro Jaya. Sebanyak 30 korban sudah mengadu ke aparat kepolisian.

Penyidik pun sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi. Namun, Wahyu enggan membeberkan beberapa saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik.

"Yang jelas pelapor sudah bertambah, yang saya dengar kemarin itu 15 , saya belum tau hari ini. Kemudian pemeriksaan saksi juga bertambah. Pengadu yang jadi korban 30 kemarin," tuturnya.

Ketika ditanya apakah keberadaan Nuryanto saat ini sedang dilindungi oleh Polisi Militer Angkatan Laut (PomAL), dia membantahnya.

Halaman
12
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help