Home »

News

» Jakarta

Penipuan

Komplotan Penipu Bilyet Giro Palsu Ditangkap Polisi

"Kami berhasil mengungkap kejahatan penipuan dan penggelapan menggunakan blanko bilyet giro palsu. Ada tiga tersangka yang diamankan," ujar Arsya,

Komplotan Penipu Bilyet Giro Palsu Ditangkap Polisi
Warta Kota
Ilustrasi borgol. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Aparat Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum
Polda Metro Jaya, mengungkap kasus penipuan dan penggelepan menggunakan bilyet giro.

Dari kasus tersebut, aparat kepolisian berhasil menangkap tiga orang pelakunya.

Kanit 4 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, ketiga tersangka yang diamankan berinisial LNT alias I alias E (46), S alias Y (52) dan YB alias I (34).

"Kami berhasil mengungkap kejahatan penipuan dan penggelapan menggunakan blanko bilyet giro palsu. Ada tiga tersangka yang diamankan," ujar Arsya, di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (17/2).

Dikatakannya, modus pelaku adalah melakukan transaksi dengan penjual emas atau valas dan mengaku sudah melakukan pembayaran melalui bilyet giro. 

Padahal, bilyet giro itu ditolak karena saldo tidak cukup atau giro palsu.

"Pelaku ini menggunakan blako BG (bilyet giro) palsu. Modusnya, memanfaatkan sistem transaksi pencairan BG. Namun pencairan antar bank," ungkapnya.

Menurutnya, pencairan antar bank memiliki jeda waktu satu hari. Namun, bukti atau blanko tanda terimanya langsung diserahkan kepada nasabah.

"Tanda terima ini yang digunakan tersangka untuk melakukan penipuan. Tersangka mengaku telah mengorder di money changer atau toko emas batangan," katanya.

Komplotan tersangka, tambahnya, telah berkali-kali menjalankan aksinya di Jakarta. Terakhir kawanan pelaku berhasil membawa emas 3 kilogram dan uang Rp 500 juta.

Selain menangkap tiga tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa emas 100 gram, cek palsu, satu bundel nota, slip setoran, tiga KTP palsu, lima handhone, beberapa bukti bilyet giro.

"Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP, dengan hukuman di atas 5 tahun penjara," ungkapnya.(bin)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help