Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Djarot Klaim Pendukungnya Kehilangan Hak Suara

Menurutnya saking banyak dukungan kepada pasangan calon urut dua, warga DKI sampai kekurangan surat suara.

Djarot Klaim Pendukungnya Kehilangan Hak Suara
Warta Kota/Gopis Simatupang
Djarot usai mencoblos di TPS 08 Kelurahan Kuningan Timur, Jalan Madrasah At-Taufiq RT 01/05, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi dukungan warga DKI Jakarta terhadap dirinya.

Menurutnya saking banyak dukungan kepada pasangan calon urut dua, warga DKI sampai kekurangan surat suara.

"Bagus, itu artinya kan partisipasinya luar biasa, itu artinya dukungan real dari kita sampe kekurangan surat suara, itu kan namanya menghilangkan hak konstitusi warga negara untuk memilih. Jadi untuk memilih itu kan hak dasar," kata Djarot, di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2017).

Dikatakannya, banyak dari pendukung kemeja kotak-kotak itu pulang dari luar negeri, ketika hari pemungutan suara 15 Februari kemarin.

"Sebagian besar itu pendukung kita. artinya sekarang sodara-sodara kita yg ada di luar negri pada pulang untuk nyoblos kebanyakan begitu," kata Djarot

"Kebanyakan mereka hanya ingin memastikan jakarta, yg sudah ada perubahan yg cukup bagus ini, harusnya dituntaskan. Gitu aja," sambungnya.

Adapun, banyaknya warga yang tidak masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Djarot menyerahkan wewenang kepada KPU DKI untuk memperbaiki sistem.

"Itu kan KPU segala KPU untuk bisa memperbaiki sistemnya termasuk menyampaikan surat undangan pada mereka. saya jga denger banyak pelanggaran ada yg buka jam 12 jam sekian ini kita minta bawaslu turun. penyelenggara kan kpu, pelanggaran kan bawaslu," imbuhnya. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help