Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Rela Terbang Berjam-jam Demi Coblos Ayah

Mereka sepakat terbang kembali ke Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta, Rabu (15/2/2016).

Rela Terbang Berjam-jam Demi Coblos Ayah
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Amyra Atheefa Uno dan Anneesha Atheera Uno 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Demi memenangkan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Anneesha Atheera Uno dan Amyra Atheefa Uno mengaku mengalah kepada sang ayah.

Mereka sepakat terbang kembali ke Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta, Rabu (15/2/2016).

Keputusan meninggalkan sejenak kampus tercintanya, Boston University, diungkapkan putri sulung Sandi, Atheera, sengaja dilakukan untuk mendukung sang ayah.

Baca: Punya Hubungan Baik, Demokrat dan PKS Diprediksi Berkoalisi Menangkan Anies-Sandi di Putaran Dua

Atheera bahkan rela menghabiskan waktu berjam-jam terbang dari Boston, Amerika Serikat menuju Jakarta.

"Saya support aja untuk papa, saya pulang untuk dukung. Karena ini adalah pertama kali papa ke dunia politik," ungkap Atheera usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 di Jalan Daha, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

Berbeda dengan sang kakak, Amyra yang mengaku sangat mendukung keputusan Sandi untuk terjun ke dunia politik itu, justru mengaku berdebar-debar ketika menjalani tahapan pilkada.

Baca: Kalah, Suara Agus-Sylvi Belum Tentu Beralih ke Anies - Sandi

Bukan tanpa sebab, pencoblosan yang ia lakukan kemarin bersama keluarga besar Uno, merupakan pengalaman pertamanya mengikuti pilkada.

"Deg-degan aja tadi, dan berdoa aja," ungkapnya menggambarkan perasaannya ketika memilih sang ayah untuk memimpin ibu kota bersama Anies Rasyid Baswedan untuk periode 2017-2022.

Ditemui terpisah, Sandi membenarkan bahwa pada Pilkada DKI Jakarta 2017 ini adalah kali pertama kedua putrinya itu berperan aktif dalam pesta demokrasi. Atheera tidak memanfaatkan hak pilihnya dalam Pilpres 2014 karena sedang kuliah, sedangkan Amyra tahun ini baru berusia 18 tahun.

"Jadi ini pemilu pertama buat Atheera, karena tahun 2014 dia enggak nyoblos. Amyra pertama juga, dia baru dapat KTP (18 tahun). Jadi mudah-mudahan bulet suara di rumah saya," papar Sandi memancing gelak tawa keluarga besarnya. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help