Kali Dikeruk Asal-asalan, Turap dan Rumah Warga Ambrol dan Terancam Longsor

Warga menyebut pengerukan saluran tak dilakukan dengan benar. Saluran dikeruk melewati batas fondasi turap. Sehingga tanah turun dan menyebabkan turap

Kali Dikeruk Asal-asalan, Turap dan Rumah Warga Ambrol dan Terancam Longsor
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Turap yang ambrol akibat pengerukan kali.(Foto: Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA -- Pengerukan Saluran Penghubung Kali Grogol di Jalan Kemandoran pluis, kelurahan grogol utara, kecamatan kebayoran lama, Jakarta Selatan, mengakibatkan turap ambrol dan sejumlah rumah warga rusak.

Warga menyebut pengerukan saluran tak dilakukan dengan benar. Saluran dikeruk melewati batas fondasi turap. Sehingga tanah turun dan menyebabkan turap serta rumah ambrol.

Untuk menahan tanah tak terus amblas dan longsor, pihak Sudin Tata Air Jakarta Selatan sudah memancang kayu-kayu dolken di sepanjang turap yang rusak.

Kayu-kayu dolken yang dipancang sementara oleh Sudin Tata Air Jaksel untuk menahan agar tanah tak terus amblas. (Foto: Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)
Kayu-kayu dolken yang dipancang sementara oleh Sudin Tata Air Jaksel untuk menahan agar tanah tak terus amblas. (Foto: Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw) (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Saluran penghubung kali Grogol (saluran PHB) itu merupakan saluran besar dengan lebar kurang lebih 7 meter. Kedalamannya setelah pengerukan kini mencapai 3 meter.

Pengerukan saluran PHB itu dilakukan untuk membebaskan Jalan Palmerah Barat dari genangan air setiap hujan. Jalan ini berada di wilayah perbatasan antara Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

Selain pengerukan saluran PHB Kali Grogol, saluran di kiri-kanan Jalan Palmerah Barat pun dikeruk.

Saluran PHB Kali Grogol ini berfungsi sebagai saluran yang menyalurkan air dari saluran-saluran kecil di Jalan Palmerah Barat ke Kali Grogol.

Pengerukan sudah dilakukan 2 bulan ini. Saat ini petugas dari Sudin Tata Air Jakarta Selatan hanya tinggal mengeruk sepotong saluran di Jalan Palmerah Barat sepanjang kurang lebih 500 meter.

Salah satu dari sederet rumah warga yang rusak adalah milik Suyono (62). Lantai di dalam rumah turun, sehingga keramik terbelah.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help