Warga Pertanyakan Penutupan Jalan Akses Taman Waduk Pluit

Warga sekitar dan pengunjung mempertanyakan penutupan jalan akses di sekitar Waduk Pluit, Jakarta Utara.

Warga Pertanyakan Penutupan Jalan Akses Taman Waduk Pluit
Warga mengeluhkan penutupan jalan akses Taman Waduk Pluit oleh petugas keamanan setempat. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN-Sejumlah warga yang berkunjung di Lingkungan Taman Waduk Pluit mengaku jengah akan sikap sekuriti setempat yang bersikeras menutup akses jalan tepatnya di Jembatan Jalan Taman Waduk Pluit, Jalan Pluit Selatan Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Warga meminta jembatan yang terhubung ke Jalan Inspeksi Waduk Pluit Utara atau ke Pos Polsubsektor Waduk Pluit segera dibuka.

Pantauan Warta Kota, Jumat (10/2/2017) Taman Waduk Pluit masih ramai dikunjungi masyarakat.  Lingkungan taman bersih dari tumpukan sampah.

Taman yang dilengkapi berbagai macam alat olahraga ini juga masih dinikmati oleh warga yang berkunjung.

Warga mengeluhkan sikap sekurit setempat yang bersikeras untuk menutup dengan pintu gerbang di Jembatan Jalan Taman Waduk Pluit tersebut.

"Kalau menurut saya sebagai pengunjung, apa salahnya dibuka pintu gerbang di jembatan itu pak. Ini punya masyarakat atau punya sekuriti di sini? Saya bukan warga asli Kecamatan Penjaringan, tetapi selaku warga wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Saya parkir motor disini karena jujur saja takut maling pak. Ke sini (Taman Waduk Pluit) juga cuma karena mau ke arah sana (Pluit Utara)," papar Dodi Pratama (35) di Taman Waduk Pluit, Jumat (10/2/2017).

"Saya kira itu jembatan boleh dilintasi. Soalnya tadi gerbang pintunya sedikit terbuka. Saya lintasin saja. Eh saya dikejar sekuriti dan dikatain goblok. Ini maksudnya apa saya dikatain begitu. Bingung sayanya dan saya kira ini akses kan jalan yang tembus juga boleh dilintasi kendaraan. Ini kan jalan inspeksi pak. Istilahnya jalan pintas yang sengaja dibuat guna mengurangi kemacetan," tuturnya lalu pergi meninggalkan Waduk Pluit saat itu.

Bahrun (40), tukang ojek mengatakan, kerap terjadi kemacetan panjang di Jalan Pluit Timur Raya jelang sore hari.

"Kalau sekuriti sini buka pintu gerbang jembatan dan yang di dekat Polsubsektornya, mungkin kemacetan di Jalan Pluit Timur Raya bisa teratasi. Banyak jalan pintas memang, cuma sangat jauh saja jarak tempuhnya. Kadang saya sering saja lewat jembatan itu tetapi dikejar sama sekuriti yang jaga di sini. Mulutnya pak enggak pernah makan bangku sekolah kali ya. Pemerintahnya mungkin kalau bisa buka pintu gerbangnya itu untuk umum (kendaraan) pak," katanya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help