Kebakaran

KTP Hangus Terbakar, Korban Kebakaran Kwitang Belum Benahi Dokumen Pribadi

Korban-korban kebakaran di sekitar Jalan Kramat Dalam III, saat ini belum mendaftarkan dirinya untuk membenahi dokumen pribadi yang terbakar saat api

KTP Hangus Terbakar, Korban Kebakaran Kwitang Belum Benahi Dokumen Pribadi
Rangga Baskoro
Posko Kesehatan di RW 08 di Jalan Kramat Dalam III, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/2). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, SENEN -- Korban-korban kebakaran di sekitar Jalan Kramat Dalam III, saat ini belum mendaftarkan dirinya untuk membenahi dokumen pribadi yang terbakar saat api menghanguskan kediaman mereka pada, Selasa (7/2) malam.

Meski sehari setelah kebakaran berlangsung, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono meminta Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Pusat untuk berkoordinasi dengan Lurah Kwitang agar mendata warga yang kehilangan KTP guna mempercepat proses kepengurusan.

"Belum ada yang daftar, karena masih pada ngerapihin rumah," kata Junaedi (41), Ketua RW 08 di Jalan Kramat Dalam III, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/2).

Junaedi menambahkan, prosedur kepengurusan dimulai dari tingkat RT yang akan mendata dokumen warga-warga yang terbakar. Setelah itu RT akan melanjutkannya ke pihak RW.

Terkait surat keterangan (suket) yang digunakan saat hari Pemilihan Gubernur (Pilgub) berlangsung, masing-masing warga juga bisa mendatangi Kantor Kelurahan Kwitang dengan membawa surat pengantar dari RT dan RW.

"Selanjutanya kelurahan akan sampaikan ke dukcapil untuk proses penerbitan suket," tuturnya.

Suket tetap diperlukan bagi masyarakat walaupun nama mereka sudah tercantum di dalam Daftar Pemilih Twtap (DPT). Hal itu, dikatakan olehnya menjadi syarat bagi masyarakat yang belum memiliki eKTP akibat habisnya blanko.

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help