Maling Sudah Ditunggu Penjaga Setelah Bobol Toko Ponsel, Upaya Kabur Digagalkan Massa

Kasus pencurian itu terjadi di sebuah toko ponsel di Jalan Bambu Kuning Raya RT 02/02, Kelurahan Sepanjangjaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Maling Sudah Ditunggu Penjaga Setelah Bobol Toko Ponsel, Upaya Kabur Digagalkan Massa
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Dua pencuri ponsel babak belur diamuk massa di Kota Bekasi, Selasa (7/2/2017). Kastono (35) dan Weli Santoso (31) kemudian digelandang ke kantor kepolisian setempat.

Kasus pencurian itu terjadi di sebuah toko ponsel di Jalan Bambu Kuning Raya RT 02/02, Kelurahan Sepanjangjaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Saat itu, kedua tersangka datang ke lokasi menggunakan Yamaha Mio B 4505 TMT.

Tono kemudian membuka paksa pintu toko dengan cara merusak gembok menggunakan kunci L. Usaha Tono berhasil karena ujung kunci L ditajamkan. Sedangkan Weli mengamati situasi di daerah sekitar.

Ketika pintu terbuka, Tono dan Weli terkejut karena penjaga toko, Purwanto (23) dan Faisal Malik (22), telah berdiri di balik pintu.

"Mereka kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motornya," kata Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur AKP Kasran, Rabu (8/2/2017).

Kasran melanjutkan, kedua karyawan itu kemudian berteriak meminta bantuan warga untuk menangkap kedua tersangka.

Warga yang mendengar teriakan saksi, kemudian mengejar kedua tersangka menggunakan sepeda motor. Bahkan, warga yang dari kejauhan mengadang motor tersangka hingga mereka tidak berkutik.

Massa yang kesal dengan ulahnya, kemudian menghakimi Tono dan Weli hingga babak belur. Beruntung, nyawa mereka selamat karena keburu diamankan anggota resmob Polsek Bekasi Timur, Aiptu Dwi dan Aiptu Adit.

"Saat itu anggota sedang observasi wilayah dan langsung mengecek lokasi karena mendengar suara keramaian di lokasi," ungkap Kasran.

Hingga saat ini, kata dia, penyidik masih menggali keterangan tersangka guna mengungkap sepak terjangnya selama ini. Akibat perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved