Air Bersih di Masjid Raya Perlu Sumur Sedalam 200 Meter

Pembangunan Masjid Raya Jakarta di Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, nyaris rampung. Namun sumber air bersih masih jadi masalah.

Air Bersih di Masjid Raya Perlu Sumur Sedalam 200 Meter
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Masjid Raya Jakarta yang masih dalam proses pembangunan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, KALIDERES -- Pembangunan Masjid Raya Jakarta di Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, nyaris rampung. Namun sumber air bersih masih jadi masalah.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Masjid Raya Jakarya, Elfi Jusmita, mengatakan, saat ini yang ada baru hanya sumur kerja. Airnya hanya layak untuk dipakai dalam pekerjaan pembangunan masjid saja.

"Harus digali sumur dalam (deep well) dengan kedalaman 200 meter untuk mendapatkan air bersih di lokasi ini," kata Elfi ketika ditemui Wartakotalive.com di lokasi, Senin (6/2/2017).

Menurut Elfi, penggalian sumur sedalam 200 meter mesti dilakukan untuk mencari air bersih merupakan hasil survei dari PDAM.

Elfi mengatakan, penggalian sumur harus dilakukan, sebab jaringan pipa PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PDAM tak sampai ke lokasi Masjid Raya Jakarta.

Saat ini, kata Elfi, pihaknya sudah menyediakan sebuah tempat di halaman bagian belakang masjid untuk pengeboran sumur dalam tersebut.

Lebih lanjut, Elfi mengatakan, selain pengeboran sumur dalam, pilihan lain untuk menyediakan air bersih akan dilakukan pula dengan cara membuat kolam retensi untuk penampungan air.

Nantinya PDAM yang akan membantu pengolahan air bersih di kolam penampungan air tersebut.

Untuk pengeboran sumur dalam dan pembuatan kolam retensi, ucap Elfi, pihaknya membutuhkan dana tambahan.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved