Kawanan Pelajar Berprofesi Pengamen dan Anak Jalanan Terjaring Razia

Petugas menjaring puluhan anak jalanan dan pengamen yang berstatus pelajar. Kebanyakan beroperasi di tiap-tiap lampu merah.

Kawanan Pelajar Berprofesi Pengamen dan Anak Jalanan Terjaring Razia
Warta Kota/Andika Panduwinata
Sejumlah pelajar dan anak jalanan diciduk polisi. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Aparat Satpol PP Kota Tangerang menggelar razia skala besar-besaran pada Sabtu (4/2/2017) malam.

Petugas menjaring puluhan anak jalanan dan pengamen yang masih berstatus pelajar.

Mereka menyisir di sejumlah lokasi keramaian yang ada di Kota Tangerang.

Kebanyakan dari anak jalanan dan pengamen ini beroperasi di tiap-tiap lampu merah.

Sejumlah pelajar dan anak jalanan diciduk polisi.
Sejumlah pelajar dan anak jalanan diciduk polisi.

Kasatpol PP Kota Tangerang, Mumung menjelaskan giat ini dilakukan untuk menegakan Perda No. 5 Tahun 2012.

Tentang pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis, dan pengamen di wilayah Kota Tangerang.

"Total ada 36 orang yang kami amankan," ujar Mumung kepada Warta Kota pada Minggu (5/2/2017).

Sebanyak 36 orang ini terdiri dari anak jalanan, gelandangan, pengemis, pengamen, serta gangguan jiwa. Mereka yang diamankan didata di Kantor Satpol PP Kota Tangerang untuk diberikan pembinaan.

Sejumlah pelajar dan anak jalanan diciduk polisi.
Sejumlah pelajar dan anak jalanan diciduk polisi.

"Beberapa pengamen yang ditangkap terindikasi masih pelajar aktif di Kota Tangerang," ucapnya.

Sekelompok anak jalanan yang terjaring tersebut kedapatan membawa minuman keras.

Baca: Tragedi Dua Gadis ABG Tewas Kecelakaan dan Dilindas Truk

Mereka berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang yang saat diamankan sedang berkumpul di Jalan Kisamaun, Pasar Lama, Kota Tangerang.

"Razia ini juga bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Tangerang," kata Mumung.

Baca: SBY Kirim Pesan Terbuka ke Maruf Amin Sikapi Dugaan Penyadapan

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help