Polisi Reka Ulang Kasus Tewasnya Gadis Bertato Kupu-kupu

Setelah itu, adegan keenam sampai 14 kita lakukan di Halimun, sebelah rel kereta. Adegan 15 sampai 30 kita lakukan di TPU Menteng Pulo.

Polisi Reka Ulang Kasus Tewasnya Gadis Bertato Kupu-kupu
Warta Kota/Gopis Simatupang
Rekonstruksi pembunuhan gadis bertato kupu-kupu. 

WARTA KOTA, SETIABUDI -- Polres Metro Jakarta Selatan menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan gadis bertato kupu-kupu bernama Mu Ampiah alias Muti (28), di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2017).

Wanita yang bekerja sebagai PSK itu ditemukan tewas di lokasi tersebut pada November tahun lalu.

"Hari ini, kita melakukan rekonstruksi kasus 338 KUHP juncto 365 KUHP, kejadiannya di TPU Menteng Pulo, tanggal 12 November 2016. Pelakunya telah diamankan tanggal 9 Januari 2017," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, di lokasi reka ulang.

Budi menuturkan, reka ulang digelar untuk melengkapi berkas perkara tersangka Reza Sanjaya alias Irja (29).

"Kita melakukan rekonstruksi ini untuk kelengkapan berkas perkara. Ada 30 adegan," ungkapnya.

Ilustrasi tato kupu-kupu.
Ilustrasi tato kupu-kupu.

Dijelaskan Budi, adegan pertama sampai dengan kelima menggambarkan pelaku mengambil alat berupa golok untuk membunuh korban.

"Setelah itu adegan keenam sampai 14 kita lakukan di Halimun, sebelah rel kereta. Adegan 15 sampai 30 kita lakukan di TPU Menteng Pulo, di mana pada adegan 23, di situlah pelaku ini melakukan penusukan kepada korban, dan adegan 29 sepeda motor korban diambil," terang Budi.

Budi menambahkan, penyidik masih mendalami kemungkinan pelaku sudah merencanakan aksinya. "Masih kami dalami dalam proses penyidikan apakah dia punya niat direncanakan," katanya.

Sebagai informasi, Muti ditemukan tewas dengan luka tusuk di areal TPU Menteng Pulo, Sabtu (12/11/2016) dini hari.

Muti memiliki ciri-ciri berkulit kuning langsat, rambut hitam panjang, dan memiliki tato bergambar kupu-kupu di lengan sebelah kiri.

Baca: Ahok Dianggap Belum Perlu Meminta Maaf Langsung Kepada Maruf Amin

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help