Gaji Dicicil Perusahaan, Puluhan Karyawan Mogok Kerja

Puluhan karyawan PT Elteha International (LTH) melakukan unjuk rasa di kantor perusahaan Jalan Raya Bekasi Km26, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur,

Gaji Dicicil Perusahaan, Puluhan Karyawan Mogok Kerja
Warta Kota/Feryanto Hadi
Spanduk aspirasi aksi demo karyawan PT Elteha International (LTH) di kantor perusahaan Jalan Raya Bekasi Km26, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (2/2/2017) pagi. 

WARTA KOTA, CAKUNG -- Puluhan karyawan PT Elteha International (LTH) melakukan unjuk rasa di kantor perusahaan Jalan Raya Bekasi Km26, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (2/2/2017) pagi.

Demonstrasi dilakukan dengan orasi dan membentangkan spanduk berisi aspirasi.

Indra Lesmana selaku penanggung jawab aksi menyatakan, demonstrasi yang diikuti 75 karyawan itu dalam rangka menolak beberapa kebijakan yang diberlakukan perusahaan tempat mereka bekerja.

Salah satunya adalah pembayaran gaji yang selama ini diberikan perusahaan dengan cara mencicil selama dua kali tanpa disertai slip gaji.

"Kami minta agar perusahaan memberikan gaji tiap tanggal satu per bulannya tanpa dicicil disertai dengan slip gaji," kata Indra.

Tuntutan selanjutnya, menurut Indra, mereka menolak pembayaran gaji melalui unit PT Elteha. Aksi itu juga dimaksudkan untuk mengingatkan perusahaan terkait kenaikan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta menjadi Rp3.355.780 atau naik sebesar 8,25 persen dari UMP lama.

Demonstran juga menuntut perusahaan agar melunasi iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan ke kantor terkait karena selama ini gaji karyawan telah dipotong untuk iuran tersebut.

"Kami juga menuntut perusahaan segera melunasi gaji bulan Desember dan sisa pembayaran THR tahun 2016," kata Indra.

Indra menerangkan, aksi demonstrasi dilakukan setelah dalam pertemuan perwakilan pekerja dengan manajemen perusahaan belum menemukan titik terang masalah.

Dalam notulen pertemuan tertanggal 30 Januari 2017 yang diterima Warta Kota, pihak manajemen menyebut belum bisa membayarkan gaji per tanggal 1 setiap bulan. PT Elteha tetap akan memberikan gaji dengan cara mencicil selama dua kali yakni tiap tanggal 5 dan 15.

Terkait kenaikan UMP, PT Elteha menyanggupi namun meminta penangguhan hingga keadaan perusahaan normal.

Terkait iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, manajemen mengaku sudah baru membayarkannya hanya sampai 15 Desember 2015 dan sisanya akan dibayarkan dua bulan sekali.

Sedangkan sisa pembayaran gaji bulan Desember, PT Elteha berjanji akan membayarkannya paling lambat 31 Januari 2017 dan sisa pembayaran THR tahun 2016 diusulkan manajemen akan dimasukkan modal pada koperasi. (fha)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved