Pasien Luka Bakar 90 Persen Dipulangkan Karena Kartu BPJS Dianggap Over Limit

Beberapa luka bakar di tubuhnya terutama di badan dan kaki tampak belum sembuh benar. Di kedua lengan dan kakinya masih dibalut perban.

Pasien Luka Bakar 90 Persen Dipulangkan Karena Kartu BPJS Dianggap Over Limit
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Suyadi (46) korban luka bakar 90 persen yang selama 2 tahun lebih dirawat di rumah dan kini dibawa ke RSUD Depok oleh Ketua DPD Golkar Depok Farabi, Selasa (31/1/2017). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

WARTA KOTA, DEPOK -- Meski peristiwa kebakaran yang membuatnya mengalami luka bakar di tubuhnya hingga 90 persen, terjadi di bengkel tempatnya bekerja 2014 lalu, Suyadi (46) sampai kini masih terkulai lemah.

Ia hanya bisa berbaring di rumahnya yang sangat sederhana di Bakti Jaya, RT 5, RW 26, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Beberapa luka bakar di tubuhnya terutama di badan dan kaki tampak belum sembuh benar. Di kedua lengan dan kakinya masih dibalut perban.

Ayah satu anak itu, kini belum bisa beraktifitas banyak atau bahkan belum dapat bekerja kembali sebagai pekerja bengkel.

Ia sempat dirawat di RS Fatmawati, setelah kejadian kebakaran di bengkel tempatnya bekerja di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok, 2014 lalu.

Namun hanya tiga bulan ia dirawat di sana. Suyadi kemudian dipulangkan ke rumahnya.

Alasannya selain karena faktor ekonomi, pihak rumah sakit memintanya pulang karena kartu BPJS Kesehatan mandiri yang dimilikinya dianggap sudah over limit atau kuota pengobatannya habis.

"Waktu itu saya minta tangan kiri saya dioperasi saja. Tapi kata dokternya gak usah dan bilang tunggu episode berikutnya saja. Saya gak paham maksudnya, tapi katanya kira-kira kuota saya sudah habis, atau over limit. Saya kurang ngerti" kata Suyadi di rumahnya, Selasa (31/1/2017).

Ia pun menerima saja saat dokter memintanya pulang. Apalagi memang butuh biaya juga bagi bagi istri dan anaknya jika terus menungguinya saat dirawat di rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved