Markas Ormas FBR Diserang Komplotan Pria Beratribut Ormas Lain

Puluhan laki-laki beratribut Pemuda Pancasila (PP) menyerang markas ormas Front Betawi Rempug (FBR) di Jalan KH Syafi'i Hadzami.

Markas Ormas FBR Diserang Komplotan Pria Beratribut Ormas Lain
Warta Kota/istimewa
Ilustrasi. Penyerbuan ormas. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA -- Puluhan laki-laki beratribut Pemuda Pancasila (PP) menyerang markas ormas Front Betawi Rempug (FBR) di Jalan KH Syafi'i Hadzami RT 02/05 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Senin (30/1/2017) sekitar pukul 17.15.

Akibat penyerangan ini, sedikitnya dua orang terluka serta dua buah mobil yang kala itu sedang terparkir di dekat Pos FBR Semut Item pun rusak.

Menurut seorang saksi, Fauzan Firmansyah (25), yang berprofesi sebagai driver ojek online, saat dia sedang mangkal di lokasi kejadian, sekitar 30 orang pemuda beratribut PP tiba-tiba muncul dengan menggunakan sepeda motor.

Puluhan pemuda yang datang dengan menenteng senjata tajam itu langsung menyerang Pos FBR Semut Item dan berusaha menyerang beberapa pria yang saat itu berada di dalam pos. Melihat ancaman datang, para pria yang diduga anggota FBR itu kabur ke arah pemukiman warga.

"Anak-anak PP langsung ngejar anggota FBR, tapi mereka pada kabur," ujar Fauzan.

Karena penghuni pos kabur, komplotan penyerang meluapkan amarah dengan merusak dua mobil yang saat itu sedang parkir. Antara lain Toyota Kijang bernopol B 2773 VM warna biru dan Suzuki Ertiga bernopol B 2915 SKN warna abu-abu metalik. Kaca kedua mobil ini pecah dirusak penyerang.

Tak hanya itu, Fauzan mengatakan, para pemuda penyerang itu juga memaksa meminta ponsel milik dia dan seorang rekannya, Doni Ardika (37), bermerk ZTE yang dipakai untuk bekerja sehari-hari. "Hape saya diambil," katanya.

Sementara itu, salah satu korban, Ahmad Hasanudin (32), warga Cilandak, mengungkapkan kepada polisi, saat itu dia sedang bersantai bersama empat orang temannya di Pos FBR Semut Item. Tiba-tiba para pemuda beratribut PP itu datang menyerang.

"Mereka menggunakan tutup muka atau cadar langsung datang dan berteriak "mati lu" dan langsung merusak Pos FBR Semut Item," kata dia. Saat itu, berbagai barang di dalam pos dirusak, termasuk televisi.

Ahmad termasuk salah satu dari dua orang yang dilaporkan terluka akibat penyerangan ini. Kepalanya dihantam menggunakan balok kayu. Dia yang berusaha menghindari serangan sempat tercebur ke kali, namun berhasil diselamatkan warga. Beruntung, kepalanya hanya memar akibat hantaman kayu tersebut.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Purwanta, menyatakan, pihaknya masih mengejar para pelaku penyerangan. Selain itu, petugas kepolisian telah berjaga di lokasi untuk menghindari serangan lanjutan.

"Sementara situasi lokasi gardu FBR sudah kondusif, sementara anggota stand by di TKP," ujar Purwanta.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help