PT Angkasa Pura II Kucurkan Rp 2,1 Miliar Perluasan Bandara Soetta

Kemudian tidak ada kewajiban warga terhadap pihak mana pun, karena biaya BPHTB dan PPh bagi kepentingan umum tidak dikenakan

PT Angkasa Pura II Kucurkan Rp 2,1 Miliar Perluasan Bandara Soetta
Warta Kota/Andika Panduwinata
PT Angkasa Pura II Kucurkan Rp 2,1 Miliar Perluasan Bandara Soetta 

WARTA KOTA, TANGERANG - PT Angkasa Pura II bersama BPN Kabupaten Tangerang melakukan pembayaran perdana atas ganti kerugian bidang milik warga yang lahannya dibebaskan untuk proyek pembangunan Runway 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Rabu (25/1/2017). Pada hari ini pihak AP II kucurkan Rp. 2,1 miliar untuk pembayaran perluasan Bandara Soetta tersebut.

Kepala BPN Kabupaten Tangerang, Himsar menjelaskan sebelum dilakukan pembayaran pihaknya telah menjalankan proses mulai dari pengumpulan data fisik maupun yuridis. Potensi yang bisa dibayarkan pada hari ini seharusnya ada 15 bidang dengan nilai pergantian sebesar Rp.30 miliar.

Namun karena ini menggunakan uang negara harus dipastikan clean and clear agar tidak ada persoalan. Setelah itu dilakukan proses validasi.

"Hari ini baru 3 orang yang dapat kita bayarkan, total nilainya Rp.2,1 Milliar, yang lainnya terkendala administrasi seperti kelengkapan surat-surat, " ujar Himsar di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Rabu (25/1/2017).

Ia menambahkan setelah dilakukan proses pembayaran ganti kerugian dalam bentuk uang yang ada di tabungan, maka secara otomatis hak atas tanah warga dikuasai oleh negara, dalam hal ini PT Angkasa Pura II. Apa yang tercantum dalam sertifikat, sudah dilakukan penilaian oleh kantor jasa penilai publik (KJPP).

"Kemudian tidak ada kewajiban warga terhadap pihak mana pun, karena biaya BPHTB dan PPh bagi kepentingan umum tidak dikenakan," ucapnya.

Pengadaan tanah untuk Runway 3 Bandara Soetta terdiri dari dua wilayah yakni Kabupaten Tangerang dengan total 2500 bidang atau 230 hektar dan Kota Tangerang dengan total 2500 bidang atau 40 hektar. Ada juga beberapa orang yang menolak lahannya untuk dibebaskan lantaran kurang puasnya mengenai penilaian harga.

"Ada 15 orang yang menolak. Ya itu nanti diselesaikannya di Pengadilan. Kalau di lapangan soal pembebasan Sekolah, Masjid, dan Tempat Pemakaman Umum akan dicarikan tempat penggantinya," kata Himsar.

Ketua Tim Pembebasan Lahan untuk Runway 3 Bandara Soetta, Bambang Sunarso menambahkan banyak warga yang sebelumnya keberatan kini minta untuk dibayarkan. "Memang sebelumnya banyak yang keberatan dan pikir-pikir," ungkap Bambang.

Namun, dengan waktu 14 hari yang digunakan banyak warga yang bersedia untuk segera dibayarkan. "Malah ada salah satu warga yang saat ini dibayarkan, padahal tadinya masih pikir-pikir," imbuhnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerelaan warga atas tanahnya, PT Angkasa Pura II memberikan hadiah berupa TV 32 inch untuk setiap pemilik lahan. "Sebagai apresiasi kami juga berikan TV 32 inch per orang, segera setelah ini saya berharap setelah satu bulan pelepasan hak, warga bisa mengosongkan lahan atau bangunan karena proyek akan segera dilaksanakan," tutur Bambang.

Sementara itu, Ida Farida yang memiliki 2 bidang tanah seluas 297 m2 senilai Rp. 596.980.195 dan 839 m2 senilai Rp.628.600.105 mengatakan sudah ikhlas menerima tanahnya dibebaskan untuk proyek peluasan Bandara Soetta.

"Engga saya engga nolak, emang tanahnya di belakang jadi wajar harganya segitu," papar Ida.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved