WartaKota/

Megawati Sukarnoputri Dilaporkan ke Bareskrim, Politikus PDIP: Di Mana Penistaannya?

Eva menuturkan, tim hukum PDIP akan melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi laporan tersebut.

Megawati Sukarnoputri Dilaporkan ke Bareskrim, Politikus PDIP: Di Mana Penistaannya?
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri di Kongres IV PDIP di Bali. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari, mempertanyakan motif pihak yang melaporkan Megawati Sukarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri.

Meskipun, Eva menilai setiap orang berhak melaporkan apabila menjadi korban.

"Kalau melaporkan Bu Mega soal penistaan itu, di mana penistaannya? Bu Mega tidak punya track record melakukan penghinaan agama. Masa karena statement yang dimaknai secara subyektif, lalu diproses," kata Eva di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

"Masa orang disuruh Rizieq melaporkan, ini bukan kesadaran dirinya," tambah Eva.

Anggota Komisi XI DPR itu lalu menyinggung sidang dugaan penistaan agama yang sedang dijalani Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ia menilai, saksi-saksi dalam persidangan itu tidak relevan.

"Dampaknya kultur hukum, ada fenomena hukum dijadikan alat politik untuk menjadi tujuan. Ini enggak sehat. Harusnya hukum jadi panglima," kata Eva.

Eva menuturkan, tim hukum PDIP akan melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi laporan tersebut.

Eva mengingatkan, pidato Megawati saat HUT ke-44 PDIP, menjadikan partai sebagai Rumah Kebangsaan.

"Jadi kelompok agama diundang dalam PDI Perjuangan," jelas Eva.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help