Sebanyak 80 WNA Terjaring Razia Imigrasi

Ada 80 total WNA yang terjaring, dan 20 di antaranya juga sudah dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I.

Sebanyak 80 WNA Terjaring Razia Imigrasi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sebanyak 80 WNA terjaring razia imigrasi. 
WARTA KOTA, KELAPA GADING -- Ada 80 Warga Negara‎ Asing di Apartemen Gading Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tak bisa berkutik, saat jajaran para dari Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara melakukan operasi.
Tepat di salah satu tower di apartemen yang memiliki lebih dari 1800 unit itu terlihat para WNA yang diketahui keseluruhan berkewarganegaan Nigeria ini hanya bisa tertunduk malu.
Sejak pagi hari, yakni sekitar pukul 08.00 WIB petugas dari Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, melakukan operasi di‎ apartemen tersebut.
Kegiatan itu, tidak hanya memancing perhatian penghuni dan warga lainnya, namun juga sudah membuat para WNA Nigeria ini kocar-kacir.
Kebanyakan dari mereka bersembunyi, kala petugas mulai memeriksa unit demi unit apartemen tersebut.
Tak sedikit, para WNA ini memohon ampun kepada petugas walaupun tak bisa berbicara fasih berbahasa Indonesia.
Terlihat para petugas memeriksa dokumen-dokumen milik para WNA tersebut saat berlangsungnya operasi itu.
Selain itu, kegiatan tersebut juga sempat membuat para petugas geram karena salah satu dari para WNA bersembunyi dan enggan bertemu petugas yang bersangkutan.
"Kita lakukan razia ini untuk setiap WNA yang menetap, di apartemen ini (Gading Nias). Kita juga mencari WNA yang bermasalah di sisi administrasi kenegaraannya. Kita untuk melihat, bagaimana masalah perizinnannya para WNA ini," ungkap Kepala Seksi (Kasie) Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim)‎ Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, Bayu Dewabrata di lokasi kegiatan, Kamis (19/1/2017).
Dikatakan Bayu, pihaknya sudah menggiring sebanyak 20‎ WNA ke Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara. Terhitung 80 WNA yang keseluruhan warga Nigeria.
"Ada 80 total WNA yang terjaring, dan 20 di antaranya juga sudah dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I guna pemeriksaan‎ lebih lanjut. Kita kumpulkan untuk kita tata kembali," kata Bayu.‎
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help