Pemulung Tertangkap dan Kritis Dikeroyok Warga karena Mencuri Uang Kuli Bangunan

Seorang pemulung ditangkap warga karena mau mencuri uang milik kuli bangunan.

Pemulung Tertangkap dan Kritis Dikeroyok Warga karena Mencuri Uang Kuli Bangunan
Warta Kota/istimewa
Ilustrasi pemulung dihajar warga karena mencuri uang. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ima Remandi (29) warga Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, sempat kritis dihajar massa karena kedapatan mencuri uang milik Iksan (25), seorang kuli bangunan yang tengah bekerja, Rabu (18/1/2017) malam.‎

Ima beraksi dengan masuk ke dalam bedeng kuli bangunan yang kosong di Perumahan Halifah, di Jalan Cepit Raya, Jatimulya, Cilodong, Kota Depok.‎
Ia beraksi, saat para pekerja proyek perumahan tersebut, tengah bekerja lembur.‎
Namun naas, setelah berhasil mengambil uang Rp 554.000 dari kantong celana Iksan, yang digantung di dalam bedeng, aksi Ima kepergok pekerja lainnya.‎
Sontak, para pekerja bersama warga sekitar yang geram, menghakimi Ima. Akibatnya Ima mengalami luka parah di kepala, hidung, dagu, hingga betis kanannya, akibat hantaman benda tumpul.‎
Ima sempat tak sadarkan diri, sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas Polsek Sukmajaya yang tengah patroli ke RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur.‎
Kapolsek Sukmajaya Komisarir Bronet, menjelaskan setelah mendapat perawatan intensif di RS Polri, Kramatjati, kondisi Ima saat ini, sudah sadar atau siuman. ‎
"Setelah sadar, pelaku langsung kami mintai keterangan. Ia mengakui perbuatannya sudah mencuri uang dari bedeng kuli bangunan," katanya, Kamis (19/1/2017).‎
Menurut Bronet, pelaku beralasan melakukan aksi pencurian karena usaha memulungnya sedang sepi. Sementara ia butuh uang untuk bertahan hidup sementara.‎
"Karenanya, pelaku gelap mata dan mencuri uang Rp 554 Ribu dari kantong celana milik seorang kuli bangunan yang digantung di dalam bedeng," kata Bronet.‎
Ia mengatakan, uang Rp 554 Ribu itu dalah upah korban selama 5 hari bekerja.‎
Karena perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman hingga diatas lima tahun penjara.‎
"Barang bukti uang yang dicuri pelaku kami sita sementara. Selain itu kami juga sudah memeriksa korban dan saksi lain," katanya.‎
Sampai kini, kata Bronet, kondisi pelaku masih lemah walau sudah siuman. Pelaku katanya akan ditahan di tahanan Polsek Sukmajaya, begitu kondisinya berangsur sehat dan stabil.‎
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved