WartaKota/

Eksklusif Warta Kota

Pembeli Barang Antik Berkurang, Pedagang Jalan Surabaya Dibikin Garuk Kepala

Hingga saat ini Jalan Surabaya masih menjadi alternatif beburu benda antik bagi kolektor atau bahkan hanya sekadar mengkoleksi karena keunikannya.

Pembeli Barang Antik Berkurang, Pedagang Jalan Surabaya Dibikin Garuk Kepala
Joko Supriyanto
Sejumlah barang antik yang dipajang di kios pedagang barang antik Jalan Surabaya. 

WARTA KOTA, MENTENG -- Untuk pengemar kolektor barang antik mungkin sudah tidak asing lagi mendengar Jalan Surabaya.

Nama Jalan Surabaya sendiri bukan berarti berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, namun Jalan Surabaya sendiri berada di Kawasan Jakarta, tepatnya di daerah Menteng, Jakarta Pusat.

Jalan Surabaya memang sudah terkenal baik penduduk lokal maupun mancanegara, disinilah pusat berbagai jenis barang antik dijual.

Pedagang barang antik Jalan Surabaya menanti pembeli.
Pedagang barang antik Jalan Surabaya menanti pembeli.

Pantauan Warta Kota, Puluhan lapak-lapak dengan rapi berjejer disepanjang jalan ini, namun ada hal yang unik ketika melewatinya, berbagai jenis barang antik dipajang di depan toko, sehingga membuat pengendara sesekali melirik tempat ini, dan ada pula yang menghentikan kendaraannya untuk sekadar melihat ataupun membeli barang yang dijual disini.

Karena sudah terkenal dengan penjualan barang antik jadi jangan heran jika Anda menemukan benda-benda aneh.

Seperti gramaphone buatan Jerman, kompas, lampu kristal, galangan kapal, guci, telepon putar hingga replika barang ukuran mini seperti sepeda onthel. Benda antik tersebut banyak macam ada yang terbuat dari kayu, kaca, kuningan, bahkan besi.

Hingga saat ini Jalan Surabaya masih menjadi alternatif beburu benda antik bagi kolektor atau bahkan hanya sekadar mengkoleksi karena keunikannya.

Kejayaan Pasar Antik Jalan Surabaya memang sudah tidak seperti dahulu, berkembangan zaman dan faktor ekonomi global membuat pembeli barang antik kian hari kian menyusut.

Hal tersebut disampaikan oleh Omo (59) salah satu pedagang antik, Jalan Surabaya merupakan salah satu tempat yang sudah mendunia bagi wisatawan mancanegara, jadi masih jika datang kesini pasti melihat turis asik yang berbelanja, namun saat ini sudah mulai sedikit.

"Sekarang udah tidak kayak dahulu, dulu tahun 90 itu masih ramai, baik itu turis maupun penduduk lokal, bahkan pejabat pun ada," katanya saat ditemui oleh Warta Kota, Senin (16/1/2017).

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help