WartaKota/

Durasi Bekerja Empat Hari Sepekan Lebih Efektif

Psikolog Anders Ericsson melakukan eksperimen yang menunjukkan, orang hanya bisa berkonsentrasi 4-5 jam bekerja sebelum berhenti menyelesaikan sesuatu

Durasi Bekerja Empat Hari Sepekan Lebih Efektif
U.S. Colleges
Ilustrasi 

WARTA KOTA, JAKARTA - Apakah durasi bekerja selaras dengan produktivitas? Belum tentu.

Pakar psikologi K Anders Ericsson melakukan eksperimen yang menunjukkan bahwa orang hanya bisa berkonsentrasi selama empat sampai lima jam saat bekerja sebelum mereka berhenti menyelesaikan sesuatu.

Lebih dari itu, hasil pekerjaannya cenderung datar atau justru memburuk.

“Jika Anda mendorong orang untuk bekerja lebih dari durasi mereka bisa berkonsentrasi secara maksimal, Anda hanya membuat mereka memiliki kebiasaan buruk,” kata Ericcson seperti dilansir Business Insider.

Kebiasaan buruk itu bisa juga membuang waktu mereka bisa untuk bekerja produktif.

Singkat kata, memangkas waktu bekerja bisa menuai hasil yang lebih baik.

Ryan Carson, CEO dari perusahaan edukasi teknologi Treehouse, melihat karyawannya lebih bahagia dan produktif sejak dia mengimplementasikan waktu bekerja selama 32 jam setiap pekan pada 2006.

Carson menganut prinsip bahwa memaksa orang bekerja 40 jam setiap pekan itu nyaris tidak manusiawi.

“Ini bukan soal waktu untuk keluarga, atau untuk bersenang-senang, atau bekerja lebih sebentar, ini tentang hidup lebih seimbang,” kata Ryan Carson.

Prinsip Carson tidak membuat perusahaannya sulit mendapat untung. Pendapatan tahunannya mencapai jutaan dolar AS, dan menurut Carson para karyawan senang datang ke kantor untuk bekerja setiap hari.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help