Pertanyakan Tagihan, Mata Seorang Turis Rusia Buta Sebelah Gara-gara Dihajar Sekuriti

Karena dia tak mau membayar, korban pun kemudian dikeroyok sekuriti hingga mengalami luka-luka.

Pertanyakan Tagihan, Mata Seorang Turis Rusia Buta Sebelah Gara-gara Dihajar Sekuriti
Warta Kota/istimewa
Dihajar gara-gara tidak mau bayar tagihan. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Beredar kabar di media sosial bahwa terjadi aksi pengeroyokan di Club La Favela Seminyak, Bali pada tanggal 8 januari 2017 sekitar pukul 02.00 wita.

Dari kabar yang beredar di aplikasi WhatsApp itu, korban aksi pengeroyokan itu adalah warga negara Rusia.

Dirinya dikeroyok sekuriti Club La Favela Seminyak.

Baca: Turut Berduka Cita atas Tewasnya Amirulloh, Menhub RI Awasi Ketat STIP

Kejadian itu berawal saat korban diberikan kwitansi manual, korban menduga total belanja yang tertera pada kwitansi itu, dia tuding, telah di-mark up (dinaikkan) oleh oknum karyawan.

Tak mau membayar, korban pun kemudian dikeroyok sekuriti hingga mengalami luka-luka.

Bahkan, dikabarkan mata kanan korban mengalami kebutaan permanen akibat pengeroyokan tersebut.

Usai kabar itu viral di media sosial, managemen La Favela Club pun angkat bicara lewat postingan di akun resmi club tersebut di Facebook @ La Favela Bali

Pada postingan itu, managemen La Favela mengakui adanya aksi pemukulan terhadap tamunya pada tanggal 8 Januari 2017.

Baca: Protes Kebijakan Kenaikan Harga, BEM se-Indonesia Gelar Demonstrasi Serentak

Berikut postingan managemen La Favela:

La Favela is one of a place that we create with lots of love and attention for the ambiance, decoration, and more.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help