Pemkot Jaksel Bantu 322 Mahasiswa Kurang Mampu

Masing-masing mahasiswa memperoleh tunjangan pendidikan Rp 1.050.000, yang disalurkan Bazis Kota Jakarta Selatan.

Pemkot Jaksel Bantu 322 Mahasiswa Kurang Mampu
Warta Kota/Gopis Simatupang
Mahasiswa kurang mampu mendapatkan tunjangan pendidikan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Pemerintah Kota Jakarta Selatan memberikan bantuan biaya kuliah bagi 322 mahasiswa kurang mampu.

Masing-masing mahasiswa memperoleh tunjangan pendidikan Rp 1.050.000, yang disalurkan Bazis Kota Jakarta Selatan, dengan total bantuan Rp 338 juta.

Penyaluran bantuan pendidikan bagi mahasiswa tingkat pertama (S1) itu dilakukan di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Rabu (11/1/2017).

Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, berharap agar para mahasiswa dapat menggunakan uang tunjangan itu dengan sebaik-baiknya.

"Adik-adik dapat mempergunakan uang ini untuk keperluan dalam mengejar cita-cita dan membeli keperluan kuliah, karena yang diberikan ini merupakan dana zakat yang diterima dari masyarakat, pengusaha, para pegawai dan para pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan," ujar Tri di hadapan para mahasiswa.

Kepada mahasiswa, Tri juga berpesan agar menggunakan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya agar menjadi manusia berguna di masa depan. "Belajar yang baik agar tidak mengecewakan orang tua, hindari narkoba, hindari tawuran," pesannya.

Tak lupa, Tri juga mengimbau mahasiswa agar membantu program pemerintah, di antaranya program kebersihan lingkungan. Hal itu salah satunya dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kepala Bazis Jakarta Selatan, Sutriana Lela, mengungkapkan, sepanjang 2016 Bazis Kota Jakarta Selatan berhasil mengumpulkan zakat, infaq dan sadaqoh sebesar lebih dari Rp 32 miliar.

Angka itu membuat Kota Jakarta Selatan menjadi pengumpul zakat tertinggi se-Provinsi DKI Jakarta selama 4 tahun berturut turut. Untuk tingkat kecamatan, peringkat pertama disandang oleh Kecamatan Cilandak. Sedangkan tingkat kelurahan, Pondok Pinang menjadi yang terbaik.

"Tujuan kegiatan ini memberikan pembekalan kepada para penerima dalam mengelola zakat sehingga terbentuk generasi muda masa depan yang memahami zakat," ujar Lela di tempat yang sama.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved