Tantowi Yahya Kukuhkan Pengurus PAPPRI Kaltim

Pengukuhan PAPPRI Kaltim dilaksanakan oleh Ketua Umum DPP PAPPRI, Tantowi Yahya dan disaksikan oleh Gubernur Provinsi Kaltim, Dr. Awang Farouk Ishak

Tantowi Yahya Kukuhkan Pengurus PAPPRI Kaltim
Istimewa
Ketua Umum DPP PAPPRI Tantowi Yahya saat mengkukuhkan PAPPRI Kaltim disaksikan oleh Gubernur Provinsi Kaltim, Dr. Awang Farouk Ishak di Kantor Gubernur, Samarinda, Kaltim, Senin (9/1). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kepengurusan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) cabang Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (9/1/2017) resmi dibentuk.

Pengukuhan PAPPRI Kaltim dilaksanakan oleh Ketua Umum DPP PAPPRI, Tantowi Yahya dan disaksikan oleh Gubernur Provinsi Kaltim, Dr. Awang Farouk Ishak di Kantor Gubernur, Samarinda, Kaltim.

Dalam kesempatan itu juga dihadiri pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim, serta praktisi dan pemerhati seni musik.

Tantowi dalam sambutannya mengaku bangga karena saat ini PAPPRI sudah hadir di 27 Provinsi dan 15 kabupaten/kota di Indonesia.

"Ini prestasi yang boleh dibanggakan mengingat mengatur seniman kedalam wadah organisasi bukanlah hal yang mudah. Saya bangga kesadaran berorganisasi diantara teman-teman penggiat musik semakin meningkat," kata Tantowi dalam siaran pers-nya diterima Warta Kota kemarin.

Tantowi juga berpesan pada Etty Paulina Soebagyo yang terpilih sebagai Ketua PAPPRI Kaltim beserta jajaran pengurusnya untuk mempedomani 4 + 1 agar Pappri bermanfaat sebagai organisasi.

"Pertama PAPPRI harus bermanfaat bagi anggota, bagi masyarakat, bagi industri terkait, dan bermanfaat bagi Pemerintah. Dan ideal juga apabila Pappri bisa juga bermanfaat bagi dunia," katanya.

Sementara, Awang Farouk yang didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina berharap agar PAPPRI dapat lebih menumbuh kembangkan bakat dan minat musik masyarakat Kaltim.

"Saya juga berharap agar PAPPRI bisa membawa potensi musik Kaltim di tataran nasional," katanya.

Tantowi menambahkan, PAPPRI adalah organisasi profesi bersifat independen dan non partisan meski beberapa pengurusnya adalah insan dan tokoh-tokoh politik.

Organisasi ini berdiri pada tahun 1986 di Jakarta sebagai wadah bagi pencipta lagu dan aranjer rekaman.

"Dalam perjalanannya selama 30 tahun, PAPPRI berkembang menjadi organisasi profesi yang memayungi penyanyi, pencipta lagu dan pemusik baik yang berkiprah di rekaman maupun di panggung musik," katanya. (ign)

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved