Koran Warta Kota

Biaya STNK Kok Naiknya Langsung 100 Persen sih

Banyak yang terkejut akan adanya kenaikan biaya pengurusan STNK, naiknya pun tak tanggung-tanggung, 100 persen .

Biaya STNK Kok Naiknya Langsung 100 Persen sih
Warta Kota
Kenaikan pengurusan STNK 

WARTA KOTA, PALMERAH - Sebagai pemilik sepeda motor, Suyatno terkejut dengan melonjaknya biaya pengurusan surat kendaraan bermotor.

"Naiknya kok langsung 100 persen gitu, dari Rp 50.000 jadi Rp 100.000. Kalau mau naik ya jangan besar-besar," katanya di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/1). 

Baca: Biaya Pengurusan STNK Naik, Politikus Gerindra: Politik Ekonomi Pemerintah Menambah Beban Masyarakat

Suyatno menanggapi kabar bakal berlakunya peraturan baru, yakni Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atau Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Baca: Wow, Biaya Penerbitan BPKB Naik 275 Persen, Pengesahan STNK Bayar Tiap Tahun

PP yang antara lain mengatur besarnya biaya (tarif) pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), hingga Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) itu, akan mulai berlaku Jumat, 6 Januari 2017 lusa.

Kebijakan itu menimbulkan pro dan kontra bagi masarakat, terutama terkait besaran kenaikan yang sampai berlipat-lipat (Warta Kota, 3/1). Suyatno (39) termasuk yang menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut.

Kendati memperpanjang STNK berjangka waktu selama 5 tahun, Suyatno menilai biaya kepengurusan surat yang lain masih membuat ia merasa keberatan.

"Biaya yang lain gimana? Misalnya ada yang mau beli motor baru, seperti urus BPKB dan lain sebagainya, kan itu naik juga," ujarnya.

Sedangkan pemilik kendaraan lainnya, Dian (27), menyatakan setuju kebijakan pemerintah untuk menaikkan PNBP tersebut.

Menurutnya, kebijakan untuk menaikan biaya pengurusan surat kendaraan bermotor itu bisa sedikit berpengaruh terhadap kenaikan jumlah pengguna transportasi umum.

"Bagus, karena pertama akan menekan angka kendaraan pribadi. Masyarakat akan cenderung lebih memilih naik transportasi umum," katanya.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help