KPK Selidiki Penyelewengan Dana CSR di Proyek Jalan Inspeksi Kali Apuran

Proyek Kali Apuran yang diduga bermasalah ini adalah proyek yang dibangun dengan dana CSR.

KPK Selidiki Penyelewengan Dana CSR di Proyek Jalan Inspeksi Kali Apuran
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Turap Kali Apuran yang dibangun dari fondasi bambu. Turap jadi tak kuat, bahkan beberapa retakan sudah mulai muncul. Padahal umur turap baru beberapa bulan. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Proyek penurapan dan pembangunan jalan inspeksi di Kali Apuran diduga bermasalah.

Dana CSR yang digunakan diduga diselewengkan. Proyek penurapan pun tak maksimal. Kontraktor hanya membangun turap batu dengan fondasi bambu disana.

Sedangkan pembangunan Jalan Inspeksi di Kali Apuran pun tak rampung. Di beberapa titik jalan masih rusak dan berbatu.

Jalan yang sudah dibeton pun belum dibersihkan dari besi-besi sisa pengecoran beton.

Proyek Kali Apuran yang diduga bermasalah ini adalah proyek yang dibangun dengan dana CSR.

Proses pembangunan dilakukan mulai dari pertengahan 2015 sampai dengan awal 2016. Mulai dari pembebasan lahan, sampai pembangunan.

Pengerjaan dilakukan dibawah kendali Koordinator Normalisasi Waduk dan Kali DKI Jakarta, Heryanto.

Pembangunan turap dan jalan inspeksi di Kali Apuran (bagian tengah), berasal dari dana CSR kompensasi Agung Podomoro Land (APL) sebesar Rp108 milliar.

Dana itu lebih besar dari anggaran yang digelontorkan Pemprov DKI untuk normalisasi 3 kali besar di Jakarta Barat. Kali Grogol sepanjang 2,2 kilometer, Kali Apuran sepanjang 1,3 kilometer (bagian ujung), dan Kali Sekretaris sepanjang 800 meter.

Normalisasi kali itu dilakukan dengan pemancangan sheet pile (turap beton). Ketiga proyek itu sudah rampung 20 Desember lalu.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved