Antisipasi Musim Penghujan, Sudin Tata Air Jakarta Utara Fokus Pengerukan Kali dan PHB

Dijelaskan mantan Kasudin Tata Air Jakarta Pusat tersebut, pengerukan sedimen lumpur tidak hanya dilakukan ‎di Kali Tiram.

Antisipasi Musim Penghujan, Sudin Tata Air Jakarta Utara Fokus Pengerukan Kali dan PHB
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Antisipasi Musim Penghujan, Sudin Tata Air Jakarta Utara Fokus Pengerukan Kali dan PHB 

WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK - Menghadapi musim penghujan hingga pengantisipasian banjir dan genangan, jajaran dari Suku Dinas Tata Air Kota Administrasi Jakarta Utara tengah gencarkan kegiatan pengerukan sejumlah kali dan saluran penghubung (PHB), yang ada di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya.

Diterangkan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air‎ Kota Administrasi Jakarta Utara, Herning Wahyuningsih jika pihaknya, juga melakukan penurapan kali dan saluran hingga perbaikkan rumah pompa.

"Untuk menghadapi musim penghujan, kami fokuskan ke pengerukan sedimen lumpur, di sejumlah kali dan saluran PHB yang ada di Jakarta. Salah satunya yakni Kali Tiram di Kelurahan Lagoa, Tanjung Priok. Ada empat unit amphibi, yang digunakan untuk pengerukkan," kata Herning ketika dihubungi Warta Kota, Minggu (25/12/2016).

Dijelaskan mantan Kasudin Tata Air Jakarta Pusat tersebut, pengerukan sedimen lumpur tidak hanya dilakukan ‎di Kali Tiram.

"Saluran PHB Bimoli di Kawasan Yos Sudarso, PHB Sunter di Kawasan Kemayoran yang saat ini tengah diturap, serta dua saluran PHB di Kelapa Gading yakni PHB Nias dan PHB Pelangi. Selain itu, kami juga lakukan perbaikan saluran di Malaka 1, perbaikan saluran wilayah Cilincing pagi, malah kami juga lakukan perbaikan terhadap dua ruma pompa di Pademangan, yakni di Pademangan Barat, serta di saluran PBH Rajawali," papar Herning.

Herning menjelaskan, pengerukan sedimen lumpur di Kali dan Saluran PHB di sejumlah titik di Kawasan Jakarta Utara itu, merupakan bentuk kegiatan tutup tahun 2016 ke 2017 mendatang. Herning mengklaim, kegiatan itu merupakan kegiatan antisipasi puncak musim penghujan yang berada di awal Februari 2017.

"Masih banyak kali dan saluran yang kami upayakan terus pengerukan sedimen lumpur, bahkan kami perbaikan dua rumah pompa di Pademangan. Kami antisipasi terkait tiba puncak musim penghujan di awal-awal Februari 2017. Lalu memang kegiatan ini merupakan kegiatan tutup tahu, dan kami berencana kebut pengerukan sedimen lumpur di Kali dan Saluran, di akhir bulan Desember ini," paparnya.

Herning berharap, kegiatan tersebut yang sebagai bentuk antisipasi genangan dan banjir di musim penghujan, bagi masyarakat untuk tetap tidak membuang sampah, baik di kali maupun saluran air.

"Dimohon kepada warga Jakarta Utara, jangan lagi buang sampah ke kali atau ke saluran air. Agar tak ada genangan, dan banjir yang melanda pemukiman warga lainnya. Saat ini, kami masih berupaya untuk melakukan pengerukan di sejumlah kali dan saluran untuk menyamankan para warga di Jakarta Utara," ungkap Herning.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved