WartaKota/

Jalur Lama Purwakarta-Padalarang Padat Pasca Perbaikan Jembatan Cisomang

Hal itu terjadi pascarusaknya Jembatan Cisomang di KM 100+800 Tol Cipularang, Jumat (23/12) sore. Jarak jalur lama itu lebih dari 50 kilometer.

Jalur Lama Purwakarta-Padalarang Padat Pasca Perbaikan Jembatan Cisomang
TRIBUNNEWS
Pekerja memperbaiki fondasi Jembatan Cisomang di KM 700 Tol Cipularang, Jumat (23/12/2016). 

WARTA KOTA, PURWAKARTA -- Jalur lama Purwakarta menuju Padalarang mengalami kepadatan lantaran arus kendaraan besar jenis truk dan bus dari Tol Cipularang dialihkan ke jalur tersebut, Jumat (23/12/2016).

Hal itu terjadi pascarusaknya Jembatan Cisomang di KM 100+800 Tol Cipularang, Jumat (23/12) sore. Jarak jalur lama itu lebih dari 50 kilometer.

Seperti dilansir Tribun, arus kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol (GT) Jatiluhur menuju Padalarang via jalur lama membludak didominasi truk-truk besar dan bus antar kota. Begitu juga dengan sebaliknya, dari arah Padalarang menuju Jakarta via GT Jatiluhur sama membludaknya.

Setelah keluar dari GT Jatiluhur, truk-truk besar dan bus mengarah Padalarang begitu padat karena banyak truk melaju pelan saat melewati sejumlah tanjakan. Namun kondisi kembali normal saat melewati jalur datar dan kembali melambat saat melewati jalan tanjakan.

Kondisi pengalihan ini membuat waktu tempuh dari Purwakarta menuju Padalarang atau sebaliknya menjadi lebih lama. Sejumlah penumpang bus yang berhenti di kawasan Kecamatan Sukatani Purwakarta mengaku harus menempuh waktu dua jam dari pintu GT Cikamuning atau Padalarang menuju kawasan Kecamatan Sukatani. Jarak kawasan Sukatani menuju GT Jatiluhur menyisakan kurang dari 10 km.

"Ini sampai disini saja sudah dua jam di bus. Tadi keluar GT Cikamuning jam 18.00, baru sampai Sukatani jam 20.00," ujar Subandrio (45), yang menaiki bus jurusan Jakarta dari Garut saat ditemui di sebuah warung Peuyeym Bendul, Sukatani kemarin malam. Setelah melewati jalur lama, bus itu akan kembali masuk ke Tol Jatiluhur dan melanjutkan perjalanan via tol.

Hal senada dikatakan sopir bus yang membawa Subandrio dan puluhan penumpang lainnya, Jaja (48). Sepanjang jalan dari Padalarang hingga Purwakarta, iring-iringan bus mendominasi perjalanan.

"Sepanjang jalan bus dan truk semua, kadang macet kalau lewati tanjakan. Dengan kondisi lalu lintas yang ramai penuh kendaraan besar, susah untuk memacu kendaraan lebih cepat. Nyalip pun susah, toh truk dan bus semua. Waktu tempuh ada sekitar 2 jam-an," ujarnya.

Rahmat (45) sopir truk sempat beristirahat di pom bensin di kawasan itu. Ia mengaku membawa kendaraan keluar dari GT Cikamuning menuju Karawang kemudian akan masuk lagi GT Jatiluhur.

"Biasanya kalau dari Bandung ke Jatiluhur sekitar 1 jam, keluar di GT Cikampek 1 jam lebih 15 menit. Sekarang lewat jalur arteri lebih lama, bisa dua jam lebih. Ini saja dari Cikamuning ke Sukatani sudah dua jam," ujarnya.

Halaman
123
Editor: murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help