Jokowi: Teruslah Menjadi Ibu Hebat Agar Indonesia Semakin Hebat

Presiden Jokowi menyadari bahwa Indonesia dapat berkembang menjadi seperti sekarang ini berkat peran para ibu.

Jokowi: Teruslah Menjadi Ibu Hebat Agar Indonesia Semakin Hebat
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

WARTA KOTA, SERANG - Saat menghadiri acara peringatan Hari Ibu 2016 di Pelataran Masjid Agung Kompleks Pemerintah Provinsi Banten, Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Banten, Presiden Joko Widodo menyampaikan penghormatannya terhadap peran Ibu yang amat besar.

Presiden Jokowi menyadari bahwa Indonesia dapat berkembang menjadi seperti sekarang ini berkat peran para ibu.

"Sebab, semua putra-putri terbaik yang membesarkan bangsa dan negara Indonesia pada awalnya adalah anak ibunya, dirawat dan dibimbing oleh ibunya. Mulai dari para pejuang dan pendiri bangsa yang memerdekakan kita, sampai generasi sekarang yang terus membangun Indonesia, semuanya tumbuh dewasa dalam bimbingan ibunya," ujar Presiden Jokowi, Kamis (22/12/2016).

Presiden Jokowi mengatakan, peran para ibu dan perempuan Indonesia tentunya tak lagi terbatas pada pekerjaan rumah semata. Banyak di antara mereka yang turut bekerja dan menjalankan usahanya, sembari tetap mengurus rumah tangganya. Kemampuan para ibu tersebut mendapat apresiasi tersendiri dari Presiden.

"Apapun peranan seorang ibu di masa modern ini, semuanya sangat mulia dan harus didukung. Hebatnya, ibu-ibu tidak hanya berhasil di kantor atau di bisnis, tapi urusan rumah tangga juga tetap beres. Jadi jangan pernah kita meremehkan kehebatan, keandalan, dan kemampuan para ibu," ucap Presiden Jokowi.

Menyadari pentingnya peran perempuan, Presiden Jokowi mengungkapkan sembilan Menteri Kabinet Kerja Jilid II adalah perempuan, yaitu Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri PPA Yohanna Yambise, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Tadi sudah disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bahwa Indonesia memiliki menteri perempuan sebanyak sembilan. Ini adalah menteri perempuan yang terbanyak kalau dibandingkan negara lain," tutur Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi sempat menceritakan pengalamannya saat kunjungan kenegaraan ke Rusia beberapa waktu lalu.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman kedua negara, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat menanyakan kepada dirinya, mengapa Indonesia memiliki banyak menteri dari kalangan perempuan. Presiden pun menjawabnya dengan setengah berkelakar sambil memuji.

"Saya sampaikan karena saya suka perempuan. Ini ada lanjutannya, karena perempuan jeli dan teliti melihat masalah-masalah yang ada," tutur Presiden Jokowi.

Halaman
12
Penulis: Nicolas Manafe
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved