Home »

News

» Jakarta

Bom Tangsel

Seorang Terduga Teroris yang Tewas Mantan Napi Kasus Pembunuhan

Dari hasil penelusuran Polri, ternyata satu orang diantara mereka yakni Omen adalah mantan napi‎ kasus pembunuhan.

Seorang Terduga Teroris yang Tewas Mantan Napi Kasus Pembunuhan
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mayat 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Dari empat terduga teroris ini, satu ditangkap hidup atas nama Adam masih dirawat intensif.

Sementara tiga terduga lainnya tewas ditembak, mereka yakni Omen, Irwan dan Helmi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Dari hasil penelusuran Polri, ternyata satu orang diantara mereka yakni Omen adalah mantan napi‎ kasus pembunuhan. 

"Omen itu mantan napi pembunuhan. Dia direkrut oleh ‎mantan napi Kedubes Myanmar tahun 2013, Achmad Taufik alias Ovhie," ucap Kabag Mitra Ropenmas Mabes Polri, Kombes Awi Setiono, di Mabes Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/12).

Sementara terduga lainnya yakni Erwan atau Irawan, bekerja sebagai driver air mineral di Tasik. Dan terduga lainnya yakni Helmi atau Hilmi adalah penjual bubur di Tasik. 

"Dua orang ini anggota JAD (Jamaah Ansharut Daulah) ," singkat mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Densus 88 Antitero Polri bersama Jantanras Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang anggota kelompok teroris ‎yang berencana akan melakukan peledakan di kedubes Myanmar. 

Penangkapan dilakukan Kamis (19/12) di Temanggung, Jawa Tengah.

"Sudah berhasil menangkap DPO terorisme bom Kedutaan Myanmar yang dapat di gagalkan atas nama Priyo Hutomo (21) di Rumah saudaranya di Dusun Sejayan Campursari, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/12).

Dikatakannya, penangkapan Priyo merupakan hasil dari pengembangan tersangka lain yang sudah ditangkap terlebih dahulu pada saat membawa bom ke Kedutaan Myanmar untuk di ledakan besok paginya.

Anggota kelompok teroris ‎yang sudah berhasil ditangkap lebih dahulu diantaranya Sigit Indrajit, Rohadi, Mambo, Achmad Taufik alias Ovhie, Syaiful Sayev, dan Imam Syafei.

"Sementara Masih kami kembangkan penyidikannya," ucapnya.(bin)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help