Polresta Depok Pastikan Informasi Akan Adanya Bentrokan Susulan di Citayam, Hoax

Pesan WA yang dibroadcast itu jelas dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan meresahkan warga

Polresta Depok Pastikan Informasi Akan Adanya Bentrokan Susulan di Citayam, Hoax
Joko Supriyanto
ILUSTRASI - Tawuran antar warga kembali terjadi dikawasan tanah abang, Jakarta Minggu (6/11/2016). Saat ini warga masih berkerumun memadati kawasan tanah abang jalan dukuh pinggir dan Jalan mess cendrawasih, Tanah abang Jakarta pusat. 

WARTA KOTA, DEPOK - Kepolisian Resort Kota Depok memastikan bahwa informasi melalui pesan aplikasi WhatsApp (WA) yang dibroadcast secara massif dimana menyebutkan akan adanya bentrokan susulan atau aksi balas dendam dari pihak kelompok Madura terhadap ormas FBR, Selasa (20/12/2016) di kawasan Citayam Depok, adalah hoax atau tidak benar.

Hal itu dikatakan Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus kepada wartawan, Selasa (20/12/2016) malam.

"Kami pastikan informasi itu hoax atau tidak benar. Pesan WA yang dibroadcast itu jelas dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan meresahkan warga," katanya.

Apalagi isinya mengenai isu bahwa akan adanya aksi balas dendam dari pihak kelompok Madura terhadap ormas FBR yang bahkan juga mengatakan bahwa sudah ada korban sebanyak 2 orang dari pihak FBR.

Baca: Karena Jatah Sewa Lapak Bikin Dua Pria Tewas Bersimbah Darah

"Untuk itu kami menyatakan bahwa berita ini adalah tidak benar atau hoax. Sebab kedua kelompok saat ini sudah melakukan perdamaian dan pertemuan," kata Firdaus.

Pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Depok, kata Firdaus, sedang melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang melakukan broadcast berita hoax tersebut.

"Mohon kepada masyarakat agar tidak merasa resah dan kiranya turut menyampaikan informasi klarifikasi ini kepada satu sama lain. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih," kata Firdaus.

Seperti diketahui sejak Selasa siang telah menyebar informasi melalui pasan WA yang cukup meresahkan warga Depok akibat buntut perkelahian dua kelompok Jumat lalu.

Pesan yang meresahkan dan ternyat tidak benar itu berbunyi: "Info2, Buat yang mau lewat arah Cipayung/Citayam Depok malam ini, lebih baik menghindar karena kemungkinan akan ada pertumpahan darah lanjutan di Jln Raya Hek sampai RS Citama Citayam Depok. Ada konflik antara FBR vs Madura, mereka bentrok sejak kemarin sore, sudah 2 korban tewas dari fihak FBR."

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help