Isu Makar

Sekjen KSPI Penuhi Panggilan Polisi

Rusdi yang tiba di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (19/12) sekitar pukul 15.45 WIB. Dia mengaku tak mengetahui dirinya diperiksa

Sekjen KSPI Penuhi Panggilan Polisi
Warta Kota/Bintang Pradewo
Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi memenuhi panggilan Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus dugaan makar, Senin (19/12). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi memenuhi panggilan Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus dugaan makar.

Rusdi yang tiba di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (19/12) sekitar pukul 15.45 WIB. Dia mengaku tak mengetahui dirinya diperiksa untuk tersangka siapa.

Akan tetapi, dirinya mengaku mengenal salah satu tersangka makar, yakni Ratna Sarumpaet. Bahkan dirinya pernah menggelar aksi bareng Ratna Sarumpaet terkait penolakan reklamasi dan pengusutan kasus dugaan korupsi RS Sumber Waras pada Agustus dan September lalu.

"Ada beberapa kali aksi bareng soal isu reklamasi dan korupsi (RS) Sumber Waras dan penggusuran di kampung akuarium," ujar Rusdi di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/12).

Namun Rusdi membantah dirinya pernah terlibat pertemuan dengan Ratna atau tersangka lainnya terkait makar. "Enggak pernah. (Pertemuan) di UBK (Universitas Bung Karno) dan hotel saya enggak pernah hadir," tegas dia.

Rusdi menyatakan, sejauh ini pihaknya fokus menyuarakan hak-hak buruh dan menentang kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat. Dia juga menegaskan, aksi buruh selama ini tidak pernah memiliki tujuan makar.

"Kita fokus aksi tentang perjuangan upah minimum, cabut PP 78. Kita juga bingung kalau dikaitkan dengan makar," tandas Rusdi.(bin)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved