Herbalife Antar Dokumen dengan Sepeda

Herbalife, perusahaan penyedia nutrisi, mengirim dokumen dengan sepeda sebagai komitmennya untuk menjaga lingkungan.

Herbalife Antar Dokumen dengan Sepeda
www.sfbike.org
Ilustrasi pesepeda ke tempat kerja 

WARTA KOTA, PALMERAH-Dulu, PT Pos Indonesia identik menggunakan sepeda saat mengantar surat-surat ke masyarakat. Seiring waktu sepeda digantikan dengan motor yang dianggap lebih memudahkan pelayanan.

Namun bukan berarti sepeda ditinggalkan untuk pengiriman dokumen. Ada alasan lain yang membuat sepeda tetap dipakai untuk moda pengiriman dokumen.

Herbalife, perusahaan penyedia nutrisi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Westbike Messenger Service untuk layanan pengiriman barang.

Westbike menyediakan jasa layanan pengiriman dokumen dan barang dengan menggunakan moda sepeda.

Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi, kerjasama ini merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam mengkampanyekan gaya hidup aktif dan sehat.

Selain dapat mengurangi kemacetan di Jakarta, perusahaannya juga ingin berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

“Dengan menggunakan sepeda, kami ingin berkontribusi mengurani jejak karbon emisi di Jakarta dan Indonesia secara umum,” kata Andam Dewi saat penandatanganan Herbalife dengan Founder dan Chief Operating Officer Westbike Messenger Service Hendi Rachmat di Dea Tower, akhir pekan lalu.

Kerjasama ini dalam bentuk layanan dokumen Herbalife saja, belum termasuk pengiriman barang.

Pengiriman barang ada kendala dari segi besarnya sehingga dikhawatirkan menganggu layanan dari sepeda tersebut.

“Walaupun dokumen, trafficnya juga cukup padat,” kata Andam Dewi. Layanan ini baru di Jakarta dan sekitarnya saja dulu.

Rachmat mengatakan, pihaknya akan dibantu dengan 40 pesepeda yang akan mengirim dokumen sampai di tangan penerima pada hari yang sama setiap harinya dengan hanya menggunakan sepeda sebagai moda transportasinya.

Bahkan ia memperkirakan dibutuhkan sekitar 2 jam dokumen itu sampai ke tangan penerima.

“Sepeda punya kelebihan bisa lebih menembus kemacetan sehingga bisa juga lebih cepat daripada sepeda motor apalagi mobil,” kata Rachmat.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help