Fasilitasi Wisatawan Muslim, Seoul akan Bangun Musala di Stasiun Tertentu

Keberadaan wisatawan Muslim bagi Korea Selatan khususnya Kota Seoul belakangan ini dianggap cukup berpengaruh dimana jumlahnya terus mengalami peningk

Fasilitasi Wisatawan Muslim, Seoul akan Bangun Musala di Stasiun Tertentu
@riethayusdiarti
Jemaah Salat Subuh di Masjid Al Ittiihaad Cibubur, Jakarta, Senin (12/12/2016) 

WARTA KOTA, SEOUL -- Keberadaan wisatawan Muslim bagi Korea Selatan khususnya Kota Seoul belakangan ini dianggap cukup berpengaruh dimana jumlahnya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Oleh sebab itu sejumlah kebijakan untuk mendukung dan memudahkan wisatawan Muslim pun mulai digalakkan.

Director Tourism Business Division I.SEOUL.U, Oh Je Seong mengatakan saat ini wisatawan asing yang berkunjung ke Seoul memang masih didominasi dari China dan Jepang.

Namun belakangan wisatawan Muslim mulai merambah Seoul sehingga perlu difasilitasi seperti tempat ibadah maupun restoran yang menyediakan makanan halal.

"Selain wisatawan dari Jepang dan China, sekarang ada banyak wisatawan Muslim yang berkunjung ke Korea. Oleh sebab itu kita akan bikin musala biar mereka bisa berdoa dan yang kedua kita akan bikin halal sertifikasi," ujarnya saat ditemui Barugongyang Gosang, Eulji-ro 5-gil, Jung-gu, Seoul, Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Selain itu Je Seong menceritakan pihaknya memiliki rencana untuk membangun musala di sejumlah stasiun kereta bawah tanah pada tahun depan.

Pasalnya hingga keberadaan tempat ibadah umat Islam baru terbatas di tempat-tempat tertentu seperti bandara.

"Sampai sekarang belum ada (musala di stasiun) cuma kita akan bikin dekat stasion-stasiun besar yang strategis. Tempat-tempat lain seperti Lotte World, bandara dan beberapa hotel juga sudah ada musola meski jumlahnya tidak terlalu banyak. Tapi kita akan terus bangun musala lagi biar wisatawan Muslim bisa berdoa dimana aja," ujarnya.

Meski jumlahnya terbatas, bukan berarti wisatawan Muslim yang ingin menunaikan ibadah salat harus bersusah payah menuju tempat yang menyediakan musala.

Je Seong mengatakan wisatawan Muslim yang ingin salat bisa berkoordinasi dengan petugas tempat dia berada.

"Wisatawan Muslim yang ingin beribadah bisa meminta kepada petugas hotel tempat dia menginap atau lainnya. Nanti petugas akan dengan senang hati menyediakan sebuah ruangan bagi mereka beribadah," tuturnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved