Pilkada Banten

Money Politic di Banten Tertinggi di Indonesia

Politik uang atau money politic bukan hal yang tabu di negeri ini. Provinsi Banten merupakan wilayah yang kerap kali terjadi transaksi money politic.

Money Politic di Banten Tertinggi di Indonesia
TRIBUNNEWS
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Politik uang atau money politic bukan hal yang tabu di negeri ini. Provinsi Banten merupakan wilayah yang kerap kali terjadi transaksi money politic.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Gubernur Banten non aktif Rano Karno dalam menghadiri deklarasi Barisan Rano Embay Tangerang Raya (BARETA) di Kp. Jati RT 03 / RW 01 No. 63 Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Pemeran sinetron Si Doel itu juga mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Banten periode 2017 - 2022 berpasangan dengan Embay Mulya dan mendapatkan nomor urut 2. Rano mengungkapkan money politik di wilayah Banten paling tinggi di Indonesia ini. Angkanya mencapai 70 persen.

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Agus Muslim. Agus menyebut dalam perhelatan Pilkada ini transaksi money politik memang sulit untuk dihindari.

"Pada masa Pileg kemarin juga money politik angkanya tinggi. Bahkan ada beberapa calon yang didiskualifikasi," ujar Agus kepada Warta Kota pada Rabu (14/12).

Ia menambahkan politik uang semakin mengganas saat - saat dekat waktu pemilihan. "Kami juga sering menemukan pelanggaran serangan fajar terjadi di sini," ucapnya.

Agus menuturkan pihaknya terus melakukan antisipasi guna mencegah transaksi money politik. Jajarannya akan melakukan monitoring ke berbagai lapisan masyarakat.

"Kami gelar operasi melekat untuk dekat kepada masyarakat terkait Pilkada Banten ini untuk antisipasi money politik," kata Agus.

Masyarakat juga harus dapat memahami tentang politik uang ini. Jangan gampang terbuai dengan iming - iming uang dan dipaksakan memilih calon tertentu.

"Kami akan bertindak tegas apabila ada calon tertentu yang main money politik, sanksinya ya pasti didiskualifikasi. Tapi itu harus benar - benar didalami dan terbukti," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help