Sidang Ahok

Mungkinkah Persidangan Ahok Ditayangkan Secara Langsung?

Persidangan perkara dugaan penistaan agama saat ini menjadi perhatian publik. Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk menggelar jalannya per

Mungkinkah Persidangan Ahok Ditayangkan Secara Langsung?
Faisal Rapsanjani
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2016). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, GAMBIR -- Persidangan perkara dugaan penistaan agama saat ini menjadi perhatian publik. Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk menggelar jalannya persidangan secara transparan.

Kendati demikian, mungkinkah persidangan ditayangkan secara langsung oleh media di dalam ruangan Koesoemah Atmadja yang hanya bisa menampung sebanyak 84 orang?

"Media begini, saya lihat media cukup banyak. Saya berharap ada koordinasi di antara media untuk besok. Kemungkinan besar, atas ijin majelis hakim dimungkin (live) besok," kata Hasoloan, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara saat dikonfirmasi Warta Kota, Senin (12/12).

Namun, Hasoloan berharap awak media bisa menaati peraturan dengan cara mengikuti tata tertib persidangan.

"Harus ijin dari ketua majelis hakim (Dwiarso Budi Santiarto) supaya bisa disidang secara live. Sekali lagi, mohon sesuai tata tertib persidangan yang diatur di Pasal 117 dan 218 KUHAP," ujarnya.

Apabila memungkinkan untuk disiarkan secara langsung oleh televisi nasional maupun swasta, pihaknya akan berusaha menyiapkan tempat yang berada di belakang ruang sidang.

"Kalau ada media, itu di panggung belakang atau batas akhir. Sekali lagi, harus ijin majelis, dimungkinkan beberapa detik sebelum sidang dibuka," pungkas Hasoloan.

Sidang perkara dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama, menjadi perhatian publik. Persidangan akan digelar hari Selasa (13/12), jam 09.00, di eks gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang kini ditempati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk sementara waktu. 

Lokasinya terletak di Jalan Gajah Mada nomor 17, Gambir, Jakarta Pusat. Sedangkan ruangan yang dipilih untuk menggelar perkara, yakni ruangan Koesoemah Atmadja yang berada di lantai 2 hanya bisa menampung sekitar 84 orang saja. 

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help