Cuti Bersama

PNS Jaksel Terbelah Tanggapi Cuti Bersama

"Sementara kalau nekat bolos, kita akan kena hukuman disiplin. Selain itu, tunjangan (TKD--Red) juga bisa berkurang,"

PNS Jaksel Terbelah Tanggapi Cuti Bersama
Warta Kota
Hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 berdasarkan SKB 3 menteri yang diterbitkan tanggal 21 November 2016 

WARTAKOTA, KEBAYORANBARU - PNS di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Selatan terbelah menanggapi kebijakan penambahan cuti bersama, dari empat hari pada tahun ini menjadi enam hari pada 2017. Ada yang setuju, ada pula yang tidak.

Salah satu yang tidak setuju dengan kebijakan itu adalah PNS laki-laki berinisial FD (30). Menurutnya, kebijakan ini bisa merugikan karena membuat jatah cuti tahunan hanya tersisa enam hari, dari seharusnya 12 hari dalam setahun.

"Kalau bisa diberikan kebijakan lain agar tidak mengurangi cuti tahunan. Soalnya kan masing-masing pegawai pasti punya keperluannya masing-masing yang tidak sama dengan cuti bersama," bilang FD.

Dia mengatakan, kebijakan ini berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Bila sewaktu-waktu ada kepentingan mendesak saat jatah cuti telah habis, pegawai tidak akan bisa berbuat apa-apa.

"Sementara kalau nekat bolos, kita akan kena hukuman disiplin. Selain itu, tunjangan (TKD--Red) juga bisa berkurang," bilang FD.

Akan tetapi, kata pria itu, sebagai PNS dia terikat sumpah. Mau tak mau, dia harus mengikuti kebijakan tersebut. "Kembali lagi, memang kita sebagai pelayan masyarakat harus siap menerima kebijakan itu," bilang dia.

Sementara itu, di sisi yang berbeda, Ika Meilani mengaku setuju dengan kebijakan penambahan cuti bersama itu. Karena menurutnya, jatah cuti (ditambah cuti bersama) tetap genap 12 hari dalam setahun.

"Toh pada dasarnya tetap liburnya dapat, hanya disesuaikan tanggalnya," bilang Ika Meilani kepada Warta Kota.

Dia pun tak mempermasalahkan adanya PNS yang tidak setuju dengan kebijakan itu. "Ya, nggak apa-apa (tidak setuju). Beda kepentingan mungkin," ucap Ika.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help