Tambakau dan Cerutu Impor Serta Ribuan Miras Disita Bea Cukai Tangerang

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP A) Tangerang mengungkap 52 kasus selama akhir tahun 2016 ini.

Tambakau dan Cerutu Impor Serta Ribuan Miras Disita Bea Cukai Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tambakau, cerutu impor, dan miras yang disita Bea Cukai Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP A) Tangerang mengungkap 52 kasus selama akhir tahun 2016 ini.

Petugas telah menyita barang -barang dari hasil perkara tersebut.

Dari 52 kasus tersebut, KPPBC TMP A Tangerang menyelamatkan potensi penerimaan negara di bidang cukai sebesar Rp 197 juta dan di bidang kepabeanan sebesar Rp 42 juta.

20161208Tambakau dan Cerutu Impor Serta Ribuan Miras Disita Bea Cukai Tangerang1
Ribuan miras yang disita Bea Cukai Tangerang.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) KPPBC TMP A Tangerang Sutikno mengatakan nilai yang berhasil ditagihkan dari seluruh pelanggaran di bidang cukai dan kepabeanan di 2016 tersebut sebesar Rp 2 miliar.

"Total tersebut dari berbagai barang sitaan bea dan cukai di Tangerang Raya," ujar Sutikno saat pengungkapan hasil penindakan di KPPBC TMP A Tangerang, Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan pada Kamis (8/12).

Barang sitaan yang berhasil diamankan petugas Bea Cukai antara lain 13.580 gram tembakau iris impor, 154 batang cerutu impor, 3.489 botol minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA), 200 ribu batang sigaret kretek mesin, 3.109 yard bahan baku garment, 23 bales kain dan 1.708 pasang sepatu pada penimbunan barang berikat.

"Total kepabeanan dan cukai yang berhasil diselematkan senilai Rp 239 juta," ucapnya.

Ia menambahkan pencapaian pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi antara Tim Analisis Control Room dan Tim Taktis Unit P2 KPPBC TMP A Tangerang bersama Dirjen Bea Cukai Banten.

"Pastinya didukung aparat penegak hukum dari Polri, TNI, Kejaksaan, Pemerintah Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang," kata Sutikno.

Sementara itu Kepala KPPBC TMP A Tangerang Alamsyah mengungkapkan pada 2016 ini, realisasi capaian penerimaan pabean dan cukai di Tangerang sudah melebihi target 100,66 persen.

Capainya tersebut dengan total pendapatan pabean dan cukai Rp 1 triliun.

"Akumulasi tersebut hasil dari pita cukai MMEA Rp 1.4 triliun dan Etil Alkohol (EA) Rp 75 miliar, denda administrasi cukai Rp 538 juta, bea masuk Rp 73 miliar, denda administrasi pabean Rp1.9 miliar," tutur Alamsyah.

Selain itu Bea dan Cukai Tangerang juga berhasil mengumpulkan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) sebesar Rp 212 miliar.

Sedangkan piutang lancar hingga 7 Desember 2016 terhitung Rp 4.9 miliar.

"Capaian ini lebih besar dari 2015 lalu yang presentasenya hanya 68,64 persen," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved