Pebulu Tangkis yang Pernah Main Film Ini Jadi Idola Baru di Tunggal Putra

Selain menantikan penampilannya di tengah lapangan, para penggemar bulu tangkis juga selalu memburunya ketika dia berada di luar lapangan pertandingan

Pebulu Tangkis yang Pernah Main Film Ini Jadi Idola Baru di Tunggal Putra
BADMINTONINDONESIA.ORG
Jonatan Christie 

WARTA KOTA, SOLO -- Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, kini menjadi idola baru di sektor tunggal putra setelah Taufik Hidayat.

Selain menantikan penampilannya di tengah lapangan, para penggemar bulu tangkis juga selalu memburunya ketika dia berada di luar lapangan pertandingan.

Jonatan bahkan sempat mendapat sambutan meriah dari penggemarnya saat mendarat di bandar udara Adisumarmo saat akan berlaga di ajang Kejuaraan Nasional 2016.

Atlet yang kini bertengger di peringkat 22 dunia itu punya banyak penggemar, khususnya kaum hawa.

Penampilan Jojo, panggilan akrab Jonatan, selalu dinanti-nanti.

Begitu juga di Blibli.com Kejuaraan Nasional PBSI 2016, usai berlaga, Jonatan yang pernah muncul sebagai peran pendukung dalam sebuah film bertema bulu tangkis, King, pasti langsung diserbu penggemarnya.

“Senang ya dapat sambutan dari teman-teman di Solo. Saya sudah empat kali ke Solo, suasananya enak, tentunya beda dengan di Jakarta,” ujar Jonatan seperti dikutip badmintonindonesia.org.

“Terima kasih atas dukungan semua kepada saya, semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk tim Tangkas,” sambungnya.

Meskipun Jonatan gagal menyumbang angka di laga kedua antara Tangkas melawan Mutiara Cardinal Bandung, namun para penonton tetap setia mendukungnya.

Jonatan kalag dari Panji Ahmad Maulana lewat pertarungan rubber game dengan skor 21-13, 19-21, 20-22.

Jonatan memang tidak dalam kondisi terbaiknya karena cedera paha yang ia alami. Usai kejurnas, Jonatan mengatakan akan memulai program pemulihan cederanya.

Pebulu tangkis kelahiran Jakarta 19 tahun silam itu meraih gelar internasional di kelas senior pertamanya pada Juli 2013.

Ketika masih berusia 15 tahun Jonatan mampu juara di Indonesia International Challenge, setelah mengalahkan Alamsyah Yunus di final dengan skor 21-17, 21-10.

Pada tahun 2014, di turnamen Indonesia International Challenge, Jonatan hanya menjadi runnerup setelah dikalahkan pemain veteran Korea Selatan Lee Hyun-il dalam pertandingan 5 set, 10-11, 11-9, 11-5, 8-11, 3-11.(*)

Penulis: murtopo
Editor: murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved