Pengusaha Truk Lega, Kemenhub Tak Larang Truk Beroperasi Pada Libur Akhir Tahun

Ditjen Perhubungan Darat membatasi angkutan barang di ruas jalan tol mulai 23 Desember pukul 00.00 hingga 26 Desember.

Pengusaha Truk Lega, Kemenhub Tak Larang Truk Beroperasi Pada Libur Akhir Tahun
Warta Kota/Banu Adikara
Suasana Tol Jagorawi yang macet dan padat termasuk oleh truk dan angkutan barang. 

WARTA KOTA, KRAMATJATI -- Sejumlah pengusaha angkutan barang yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengapresiasi kebijakan Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terhadap salah satu poin kebijakan terkait pembatasan angkutan barang pada libur Natal dan tahun baru.

Seperti diketahui, Ditjen Perhubungan Darat membatasi angkutan barang di ruas jalan tol mulai 23 Desember pukul 00.00 hingga 26 Desember.

Pada rentang waktu tersebut, kendaraan angkutan barang dilarang melintas di ruas tol Merak-Jakarta, Kembangan-JORR W2-Cikunir, Cawang- Cileunyi, Cawang-Brebes Timur dan Cawang-Bogor-Ciawi.

Tetapi, kendaraan angkutan barang masih bisa melintas di jalan-jalan nasional.

"Kita apresiasi terhadap keputusan Pak Dirjen. Setidaknya kemenhub sudah cukup mengakomodir setelah menerima masukkan dari Aptrindo dan Kadin. Apalagi keputusan itu sifatnya situasional. Jika memungkinkan, dalam artian tidak terjadi kepadatan pemudik, truk boleh masuk ke jalan tol," kata Wakil Ketua Umum DPP Aptrindo Bidang Distribusi dan Logistic Kyatmaja Lookman kepada Warta Kota, Senin (5/12/2016).

Sebelumnya, pelarangan kendaraan angkutan barang beroperasi pada libur panjang, kerap diprotes oleh para pengusaha truk.

Akibat pelarangan tersebut, berpotensi memberikan kerugian hingga puluhan miliar baik untuk pengusaha truk maupun pelaku usaha yang gagal mengirimkan barang produksinya.

Lookman menambahkan, pihak Kemenhub maupun kepolisian diharapkan menempatan petugas-petugas di sejumlah jalan nasional strategis yang nantinya akan dilewati truk.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan terhadap pengemudi truk yang membawa barang ke sejumlah daerah.

"Karena selama ini truk sudah lebih banyak melintas di jalan tol dan jalan nasional sudah sepi dari truk. Kami minta agar ditempatkan petugas di jalan-jalan nasional itu," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help