Pasokan Air Bersih Dikeluhkan Warga, Aetra Bertekad untuk Memenuhinya

PT Aetra Air Jakarta (Aetra) menjamin, pasokan air bersih ke sejumlah rumah susun sewa (rusunawa) di Jakarta tetap lancar.

Pasokan Air Bersih Dikeluhkan Warga, Aetra Bertekad untuk Memenuhinya
Joko Supriyanto
Ilustrasi kondisi di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- PT Aetra Air Jakarta (Aetra) memastikan, pasokan air bersih ke sejumlah rumah susun sewa (rusunawa) di Jakarta tetap lancar.

Salah satunya, pasokan air bersih untuk rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur. 

Rika Anjulika, selaku Corporate Communication & ustomer Manager PT Aetra Air Jakarta, mengatakan, sejak bulan Juni 2016 pihaknya sudah mensuplai kebutuhan air bersih untuk enam blok rusun Rawa Bebek setelah sejumlah penghuni rusun mengeluhkan terbatasnya air bersih di kawasan tempat tinggal mereka.

”Sebelumnya mereka menggunakan air tanah. Banyak warga rusun mengeluh gatal-gatal dan lengket karena kualitas air yang cukup rendah. Setelah kami pasok air bersih ke sana, permasalahan itu hilang,” katanya kepada Warta Kota, Senin (5/11/2016).

Rika menambahkan, pada tahap awal, sebanyak enam blok rusun yang dibangun oleh  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mendapat suplai air bersih dari Aetra dengan kapasitas 16,500 m3.

Sementara, empat blok lain yang dibangun PT Gading Orchard Summarecon Agung yang sudah selesai pembangunannya dan sebagian unitnya telah dihuni, menurut Rika pihaknya sudah menyiapkan pipa paralel.

”Pada prinsipnya, air Aetra sudah siap paralel menunggu selesainya pekerjaan Reservoir yang masih dilakukan oleh pihak Rusunawa tersebut. Kapasitas maximal sebesar 45,000 m3 per bulan,” katanya.

“Progress saat ini, pekerjaan di Sumarecon, pipa 150 mm yang menuju Ground Water Tower untuk  instalasi dalam sudah terpasang, akan tetapi Ground Water Tank (GWT) belum siap karena masih dalam proses pemasangan keramik.” kata Rika.

Rika memastikan, pihaknya akan mensuplai kebutuhan air bersih untuk beberapa blok lain yang masih dan akan dibangun di kawasan rusunawa Rawa Bebek.

Yakni, empat blok yang sedang dibangun oleh Dinas Perumahan dan Gedung Provinsi DKI Jakarta dan dua tower yang akan dibangun oleh PT Intiland bersama satu masjid yang akan dibangun pada 2017.

Adapun untuk tarif yang dikenakan di Rusunawa Rawa Bebek, Rika menjelaskan, untuk pemakaian 0– 10 m3 sebesar Rp 4.900, pemakaian 11–20 m3 sebesar Rp 6.000, dan untuk pemakaian lebih dari 20 m3 dikenakan Rp 7.450.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved