SAR Gabungan Kerahkan Penyelam

SAR gabungan mengerahkan para penyelam untuk mencari korban pesawat M-28 Sky Truck milik Polri yang jatuh di perairan Pulau Batam.

SAR Gabungan Kerahkan Penyelam
Foto: Divisi Humas Mabes Polri (istimewa)
Personel kepolisian sebelum naik ke pesawat Sky Truck dengan nomor registrasi penerbangan P4201 yang hilang kontak di Kepulauan Riau, Sabtu (3/12/2016). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU-‎Pencarian korban awak pesawat M-28 jenis Sky Truck milik Polri yang hilang kontak di sekitar perairan Pulau Batam, Sabtu (3/12) lalu, terus dilanjutkan. Dalam operasi pencarian hari ketiga ini, Senin (5/12/2016), pencarian melibatkan tim penyelam dari gabungan kantor SAR Tanjungpinang.

"Tim penyelam‎ sudah bergerak ke lokasi pencarian menggunakan KN SAR Bala Dewa.
Rencana akan dilakukan penyelaman di beberapa titik yang telah dicurigai ada terdapat bangkai atau puing pesawat," ujar Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul, Senin (5/11).

Martinus melanjutkan ‎hari ini, Asops Kapolri, bersama Kapolda Kepri akan melakukan pengawasan operasi SAR di Pulau Senayang.

Selanjutnya anggota SAR di pangkalan Pulau Senayang juga telah bergerak menuju sektor pencarian.

"Rencana di Pulau Senayang akan dibuat Posko SAR tambahan. Dir Ops Basarnas dan Kakansar Tanjungpinang akan berangkat ke Pulau Senayang menggunakan HR 3601 dopang milik Basarnas," tambah Martinus.

Untuk diketahui, pesawat tersebut berangkat dari Pangkal Pinang, Bangka Belitung pukul 09.24 WIB. Sedianya pesawat tiba di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau pukul 10.58 WIB

Namun hingga kini tidak ada komunikasi antara pilot pesawat dengan petugas di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang, Kepri.

Tim pencarian dari Badan SAR Nasional, Polisi Air, TNI AL, RCC Singapura masih terus melakukan pencarian.

Sampai akhirnya Basarnas menemukan satu jenazah pada Sabtu (3/12/2016) pukul 17.55 WIB. Jazad itu sudah dibawa ke Batam untuk diidentifikasi oleh DVI Polda Kepri.

Sebanyak 16 unit kapal, dua helikopter dan satu unit pesawat dikerahkan dalam pencarian pesawat yang bertolak dari Markas Polisi Udara Poldok Cabe Jakarta dengen lebih dulu transit di Pangkalpinang untuk mengisi bahan bakar.

Dari Pangkalpinang, Bangka Belitung pesawat hendak terbang ke Tanjungpinang Batam namun di tengah perjalanan, pesawat dilaporkan hilang kontak.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved