Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Ahok: 62 Persen Warga DKI Percaya Saya Menista Agama Islam

Calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kembali membahas hasil surveinya yang menurun dengan para pendukungnya di Rumah Lembang.

Ahok: 62 Persen Warga DKI Percaya Saya Menista Agama Islam
WARTA KOTA/Faizal Rapsanjani
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 

WARTA KOTA, JAKARTA - Calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kembali membahas hasil surveinya yang menurun dengan para pendukungnya di Rumah Lembang.

Basuki mengatakan, hal ini terjadi karena masih banyak warga Jakarta yang percaya bahwa dia menistakan agama.

"Enam puluh dua persen orang Jakarta percaya saya menista agama. Mereka tidak menonton video secara menyeluruh," ujar Basuki atau Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Rabu (30/11/2016).

Baca: Besok Pagi Ahok Dilimpahkan ke Kejaksaan dan Dipastikan Tidak Ditahan

Ahok mengatakan, kebanyakan orang hanya menonton video yang disebar oleh Buni Yani. Kemudian, mereka membaca caption video yang sudah dipotong.

Ahok mengatakan, tidak banyak juga warga miskin Jakarta yang memiliki kuota internet untuk menonton video utuh di YouTube.

"Bahkan ada 56 persen penduduk Jakarta yang enggak pakai smartphone. Lima puluh enam persen ini, walau kita sebarkan program apa saja, mereka tidak tahu," ujar Ahok.

Ahok mengatakan, ini adalah tugas para pendukungnya untuk meluruskan. Ahok meminta pendukungnya menjelaskan kepada warga lain yang masih percaya Ahok menistakan agama.

Baca: Begini Kata Ahok Jika Dirinya Dipidana Atas Dugaan Penistaan Agama

Ahok meminta pendukungnya menunjukkan video utuh lengkap dengan gambaran suasana di sana. Dengan begitu, warga akan tahu bahwa dia tidak berniat menistakan agama.

"Padahal yang saya maksud kan politisi busuk. Politisi yang gunakan ayat agama untuk kepentingan. Ini terjadi di kita, orang enggak mau pilih walau kepuasan terhadap kinerja saya tinggi," ujar Ahok. (Jessi Carina)

Ikuti kami di
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help