Ahok Tersangka

Kakak Angkat Ahok: Adik Saya Di-bully, Tak Mungkin Saya Tinggal Diam

Untuk membela adiknya, kakak angkat calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Andi Analta Amir, datang ke Rumah Lembang.

Kakak Angkat Ahok: Adik Saya Di-bully, Tak Mungkin Saya Tinggal Diam
Kompas.com/Alsadad Rudi
Andi Analta Amir (53), kakak angkat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat ditemui di sekitar Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Untuk membela adiknya, kakak angkat calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Andi Analta Amir, datang ke Rumah Lembang.

Andi mengatakan, kehadirannya bukan untuk urusan politik melainkan untuk membela adiknya.

Baca: Curhat Ahok Terhadap Kakak Angkat: Kak Saya Bingung Kok Bisa Begini Ya

"Keberadaan saya di sini, saya enggak terlibat dalam politik, tetapi karena adik saya di-bully, enggak mungkin saya tinggal diam," ujar Andi di Rumah Lembang, Menteng, Selasa (29/11/2016).

Andi mengatakan, hubungannya dengan Basuki atau Ahok begitu dekat.

Ahok juga sangat dekat dengan ibunya, Misribu Andi Baso Amier.

Saking dekatnya hubungan mereka, Andi suka merasa cemburu dengan Ahok.

Andi mengatakan, cerita itu menunjukkan betapa dekatnya Ahok dengan keluarganya yang Muslim.

Baca: Saya Tidak Melihat Ahok Lagi, Kamu Jadi Orang Lain

"Saya bukan kakak main-main dan bukan Islam abal-abal," ujar Andi.

"Makanya saya sedih adik saya dibilang menistakan agama," ucap Andi.

Andi menjelaskan makna penistaan agama menurut pemahamannya.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help